INS Mormugau Kapal Destroyer Terbesar India Siap Berlayar

INS Mormugao, Kapal Destroyer terbesar milik Angkatan Laut India resmi berlayar hari ini, 17/09/2016. Mormugao adalah kapal kedua dari kelas Visakhapatnam yang dibuat di galangan kapal Mazgaoin Dock Mumbai.

Kapal perang ini bagian dari Proyek P- 15B senilai 1 millyar dollar yang digagas oleh PM. Modi untuk membuat 4 kapal destroyer yang bersenjatakan rudal balistik jarak jauh yang bisa membidik sasaran di udara, darat dan laut dengan rudal Brahmos dan Barrak. Keunggulan lainya adalah sistem anti radar (stealth), kapal ini diklaim bisa bergaya siluman lolos dari radar musuh.

Bobot mati kapal ini 6.670 ton dengan panjang 149 meter. Kecepatan maksimalnya bisa mencapai 30knot dengan jarah tempuh mencapat 4.000mil. Di bagian tengah kapal ada menara sonar yang diklaim bisa dengan mudah melacak kapal selam musuh.

Proyek P-15B diluncurkan oleh pemerintah India tahun 2011 untuk membangun sendiri 4 kapal destroyer. Idenya cukup simple, yaitu membuat sendiri kapal destroyer dengan pelan dan pasti agar kebutuhan kapal perang bisa dipenuhi di dalam negeri saja. INS Mormugao sendiri baru bisa komplet sistem persenjataan tahun 2020.

“Pada proyek kapal P-15B kandungan lokalnya sekarang sudah mencapai 68%. Bandingkan dengan proyek kapal P-15 (Delhi Class) yang kandungan lokal baru mencapai 42%,” kata Laksamana GS Pabby, kepala proyek ini.

INS Visakhapatnam
INS Visakhapatnam

Ini spesifikasi kapal Destroyer India INS Mormagou:
Kelas dan jenis: Visakhapatnam kelas siluman perusak dengan peluru kendali
Bobot: 7.500 t (7400 ton panjang; 8300 ton singkat) beban penuh
Panjang: 163 m (535 ft)
Beam: 17,4 m (57 ft)
Draft: 6,5 m (21 ft)
Tenaga penggerak:
Gabungan sistem gas dan bbm:
Twin Zorya M36E tanaman turbin gas dengan 4-59 DT turbin gas × reversibel dan 2 × RG-54 gearbox
2 × Bergen / GRSE mesin KVM-diesel, 9.900 hp (7.400 kW) masing-masing 4 pembangkit
1 MWe Wartsila WCM-1000 menetapkan mengemudi mesin Cummins KTA50G3 dan generator Kirloskar 1 MV AC
Kecepatan: lebih dari 30 knot (56 km / h)
Range: 4.000 mil laut (7.400 km; 4.600 mil) di 14 knot (26 km / h; 16 mph)
Awak: 300 (50 perwira dan 250 pelaut)

Sensor dan sistem pengolahan:
IAI EL / M-2248 MF-STAR S-band AESA multi-fungsi radar
Thales LW-08 D-band radar pencari udara
BEL HUMSA-NG bow sonar
BEL Nagin aktif sonar

Perang Cyber:
Elbit Systems Deseaver MK II langkah-langkah balasan sistem dan alat bantu defensif Suite

Persenjataan
Peluru kendali:
4 × 8-cell VLS,
32 Barak 8 rudal (Range: 0,5 km (0,31 mil) ke 100 km (62 mil)
2 × UVLM 8-cell
16 BrahMos varian terbaru


senjata:
1 × 127 mm gun Oto Melara SRGM
4 × AK-630 CIWS


peperangan anti-kapal selam:
4 × 533 mm Torpedo tabung
2 peluncur anti-kapal selam roket × RBU-6000

Helikopter:
2 × Westland Sea King atau HAL Dhruv

 

Advertisements

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan