Kapal Induk Helikopter Jepang Akan Bisa Menampung Pesawat F-35B

Jepang sedang mempertimbangkan untuk memodifikasi Kapal Induk helikopter ‘Izumo’ untuk dapat mengoperasikan dan didarati jet tempur stealth short-take-off and vertical landing (STOVL) F-35B.

Jepang juga mempertimbangkan untuk meningkatkan pesanan dari sejumlah 42 pesawat tempur stealth berpangkalan darat F-35A, dengan menambah 100 pesawat yang akan mencakup campuran versi F-35A dan F-35B, media dan instansi lokal terkait melaporkan Selasa (27/11).

Destroyer helikopter, jika dibangun ulang dengan landasan pacu yang diperkuat, akan disebut sebagai “multipurpose mother ship” dan bukan sebagai ‘aircraft carrier’ sehingga tidak melanggar pasal 9 Konstitusi anti perang Jepang yang mengatakan bahwa Jepang tidak boleh memiliki kapal induk serang dan hanya diizinkan menggunakan kekuatan militer untuk membela diri.

Memodifikasi kapal induk helikopter dengan kemampuan pesawat stealth dipandang perlu untuk menghadapi sikap keras maritim Tiongkok di perairan di sekitar Kepulauan Senkaku yang disengketakan di Laut Cina Timur.


Pemerintah Jepang berencana untuk menyatakan kebijakannya untuk merenovasi kapal destroyer tersebut sehingga dapat membawa jet tempur dalam Pedoman Pembangunan Pertahanan Jepang yang akan diperbarui pada bulan depan, Japan Times mengatakan mengutip sumber pemerintah.

“Sangat diharapkan bahwa kapal itu dapat digunakan untuk sebanyak mungkin tujuan,” kata Menteri Pertahanan Takeshi Iwaya pada konferensi pers dalam menanggapi pertanyaan jika Izumo dapat digunakan sebagai kapal induk jet tempur stealth. Jika dirombak, Izumo kemungkinan akan membawa jet tempur stealth F-35B, yang mampu melakukan lepas landas jarak pendek dan mendarat secara vertikal.

Baca Juga:  Sinyal Keras! Pesawat Siluman J20 dan SU-35 Milik China Patroli Bersama di Laut China Selatan

Ketika ditanya apakah kementerian pertahanan Jepang akan mengadopsi F-35B atau tidak, Iwaya mengatakan “sekarang sedang dilakukan studi” mengenai opsi tersebut. Partai Demokrat Liberal yang berkuasa, yang ingin merevisi Konstitusi damai negara itu, telah menyerukan upgrade Izumo untuk digunakan sebagai kapal induk. LDP menyebut kapal induk itu sebagai “multipurpose mother ship” dalam laporannya yang disusun pada bulan Mei.


Surat kabar bisnis Nikkei melaporkan bahwa pemerintah sedang mempersiapkan untuk memesan 100 F-35 tambahan dari AS untuk menggantikan beberapa pesawat F-15 yang sudah tua, dengan mengutip narasumber tanpa nama. F-35 itu akan mencakup varian F-35A dan F-35B, menurut laporan Nikkei.

Sumber: defenseworld.net/TSM Angga Saja

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan