Kapal Induk Kedua China Siap Diluncurkan

PLA (People’s Liberation Army) atau tentara China akan merayakan ulang tahunnya yang ke-68 tahun ini. Ada kado spesial dalam perayaan tahun ini, Kapal Induk kedua China dijadwalkan akan dirilis bersamaan dengan hari ulang tahun.

Berbeda dengan kapal induk pertama yang merupakan bekas Uni Soviet kelas Varyag yang direhab menjadi Liaoning, kapal induk China adalah 100% buatan dalam negeri.

Media televisi milik pemerintah China Global Television Network memberitakan bahwa kapal induk kedua China yang disebut Type 001A akan diberi nama Shandong sudah siap diluncurkan.

Ini ditandai dengan pembukaan pintu kontrol sehingga air membanjiri dok kering di Galangan Kapal Dalian, tempat Type 001A dibangun. Scaffolding yang digunakan dan dipasang di berbagai tempat untuk membantu proses konstruksi pun sudah dibereskan. Sosok kapal induk kebanggaan China yang kelihatan gres terlihat nyata.

Langkah tersebut menandai pembangunan struktur dan superstruktur kapal induk kedua tersebut sudah selesai. Pembangunan ini meliputi pemasangan mesin, sistem propulsi, dan seluruh wiring elektronik dan mekanik yang dibutuhkan untuk mengoperasikan kapal.

Sementara untuk pemasangan sistem senjata, kontrol senjata, dan elektronik untuk pengendalian kapal dapat dilakukan kemudian. Ini bisa makan waktu dua sampai tiga tahun sendiri.


Dari segi desain keseluruhan, Type 001A masih berbagi desain yang sama dengan Liaoning, termasuk dek yang menjulang ke atas untuk ski jump, atau yang dalam terminologi militer disebut dengan STOBAR (Short Take off But Arrested Recovery).

Baca Juga:  Korea Selatan Kembangkan Frankenmisssile Untuk Hadapi Tetangganya

Sistem lepas landas ini menuntut pesawat tempur yang hendak lepas landas dari dek menggunakan tenaganya sendiri untuk lepas landas dari permukaan yang sangat pendek. Sehingga membatasi jumlah persenjataan dan bahan bakar yang harus dibawa.


AL China (PLAN) akan menggunakan pesawat tempur Shenyang J-15A, yang merupakan versi lokal dari Sukhoi Su-33 yang didesain untuk pengoperasian dari kapal induk

sumber: angkasa.grid.id

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan