Kapal Induk Liaoning China Siap Untuk Melakukan Operasi Militer

Kapal Induk China, Liaoning, membawa 8 J015 dan 2 helikopter Sumber: Via fyjs.cn

Kapal Induk pertama milik China dinyatakan sudah siap untuk melakukan operasi tempur, demikian dilaporkan oleh media-media di China.

Kapten Li Dongyou, komite politik kapal induk tersebut mengatakan “sebagai tentara, kami selalu dalam kondisi siap tempur dan kesiapan tempur kami perlu untuk dites dalam sebuah perang. Dalam kesempatan ini, kami berusaha melakukan yang terbaik untuk menunjukkan kekuatan kami tapi kami menggunakanya untuk mencegah terjadinya perang, tapi kami juga selalu siap siaga untuk perang kapan pun dibutuhkan.”

Kapal Induk Liaoning adalah kapal kedua dari kelas Admiral Kuznetsov yang dibuat oleh Uni Sovyet. Kapal tersebut tak pernah jadi diselesaikan karena Uni Sovyet akhirnya runtuk dan kapal setengah jadi dimiliki oleh Ukrainan. China lalu membeli kapal seberat 60.000 ton dari Ukraina pada 2012. Selama ini China mengklaim bahwa kapal induk tersebut akan digunakan untuk latihan dan pengembangan alutsista senjata, bukan alat operasional.


Kabar konfirmasi ini sekaligus menegaskan bahwa China telah mengubah kebijakanya untuk Liaoning dan siap untuk diterjunkan ke medan tempur.

Pada bulan Agustus 2016, TV Nasional China menyiarkan gambar Liaoning sedang membawa 8 pesawat J-15 Fighters dan helikopter Z-18 dan z-9 di deknya.


Jumlah tersebut adalah yang tersebar yang pernah dibawa Liaoning, sejak menjalani tes pertama kali bulan November 2012.

Para analisis di China berpendapat bahwa Liaoning mendapat banyak upgrade pada kemampuan tempurnya. Saat  acara di TV, 4 Agustus 2016, Wakil Marsekal AL China Yin Zhou mengatakan bahwa Liaoning mampu membawa 20 pesawat tempur.

Baca Juga:  Pesawat Siluman J-20 China Bayangi F-22 Raptor AS saat Latihan di Korea

Saat ini China sedang mengembangkan Helikopter angkut Changhe Z-18J  yang bisa berfungsi sebagai Airborne Early Warning (AEW) dan helikopter anti kapal selam Z-18F.

IHS Janes melaporkan pada bulan Agustus, bahwa Liaoning pernah terpantau melakukan misi jarak pendek di Bohai dan Laut Kuning, misi ini diakui sebagai latihan aviasi.

Kapal induk ini diyakini telah selesai dikerjakan secara penuh pada akhir 2013 di markas Hainan. Saat terpantau menjalani uji melaut didampingi oleh kapal kelas destroyer dan frigate.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan