Kapal Induk Pertama Amerika Serikat Tenggelam Di Cilacap

Februari 1942, Pantai Cilacap Jawa Tengah menjadi kuburan bagi Kapal Induk Amerika Serikat dan 3 kapal perang pengawalnya. Korbanya adalah USS Langley (CV No. 1), kapal induk pertama milik Amerika Serikat.

Saat pecah perang Dunia II di Pasifik, USS Langley ditugaskan mengirim 32 pesawat  P-40 Warhawks, para pilot, kru, dan perlengkapan lainnya Cilacap di selatan Pulau Jawa yang memiliki arti penting pada masa awal invasi Jepang ke Hindia Belanda. 

Cilacap saat itu digunakan sebagai lokasi evakuasi personel tentara dan warga negara Belanda. Warga Belanda dari segala penjuru Jawa lari ke Cilacap dengan tujuan berlayar ke Australia untuk menghindari kekejaman tentara Jeoang. Cilacap saat itu juga satu-satunya pelabuhan di Jawa yang masih dikontrol Belanda dan bisa langsung berlayar ke Australia.

Dalam hitungan pihak Sekutu, hanya butuh waktu 5 hari bagi kapal Induk tersebut untuk tiba di Cilacap. USS Langley Dibekali dengan 32 pesawat tempur, mereka berharap agar Cilacap bisa menjadi titik balik pusat komando untuk merebut kembali Jawa dari tangan Jepang. USS Langley diberangkatkan dari Pelabuhan Fremantle, Australia, 22 Februari 1942.

Jepang tidak tinggal diam, mereka telah menyiapkan rencana untuk merebut Cilacap.

Pagi jelang siang, 27 Februari 1942 pukul 11.40, Langley yang berada di 121 km selatan Cilacap, Jawa Tengah disergap oleh 9 pesawat tempur milik Jepang, Aichi D3A.

Aichi D3A. Foto: aviation-history.com

Serangan pertama gagal, yang kedua meleset. Dielak oleh manuver nakhoda USS Langley, Cdr. Robert P. McConnell. Pada serangan ketiga, Langley tak berdaya. Lima ledakan sekaligus menghantamnya. Tak cuma itu, 16 kru yang ada di dalamnya tewas.

Bagian atas Langley terbakar hebat, kemudi rusak, ruang mesin dibanjiri air laut. Ia tak lagi mampu bergerak dan terjebak dalam posisi miring. Pukul 13.32 perintah untuk meninggalkan kapal disahkan. 

Kapal yang mengiringinya, USS Whipple, lantas menembakkan 9 peluru kaliber 4 inchi dan 2 torpedo ke arahnya untuk memastikan Langley tak jatuh ke tangan musuh. Ia lalu tenggelam.

 nahas Langley diikuti 2 kapal lainnya. Awak kapal USS Langley yang dipindah ke USS Pecos hilang saat kapal itu tenggelam di rute menuju Australia. Sementara, 31 dari 33 pilot yang ditugaskan ke Pursuit Squadron Ke-13 hilang bersama USS Endsall saat kapal itu karam — tatkala menjawab panggilan darurat dari Pecos.

Sehari kemudian, USS Sea Witch berhasil berlabuh dengan selamat ke Pelabuhan Cilacap dan kembali ke Australia tanpa terdeteksi Jepang. Kargo pesawat yang diangkutnya segera dikirim ke Bandoeng (Bandung) untuk dirakit secara tergesa-gesa oleh teknisi tentara yang tersisa. 

Pada tanggal 8 Maret 1942, Cilacap diduduki oleh Jepang. Dan hari berikutnya giliran seluruh Jawa.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan