Kapal PKR TNI AL Akan Gunakan Propulsi Tambahan Bakker Sliedrecht

PKR Sigma TNI AL. Gambar: Dimas Bagus

Perusahaan Belanda, Bakker Sliedrecht akan bertanggung jawab untuk menambah sistem propulsi listrik yang dipasang pada dua Perusak Kawal Rudal (PKR) batch pertama yang dibangun oleh Damen Schelde Naval Shipbuilding.

Komponen kunci dari sistem propulsi listrik tambahan adalah dua motor listrik penggerak dan two water-cooled variable-frequency drive dengan ujung depan yang aktif. Kedua frequency drive ini didinginkan oleh satu unit pendingin udara untuk menghemat berat, ruang dan biaya.

Setelah merakit sistem penggerak listrik di workshop Bakker Sliedrecht, instalasi dikirim ke Damen Shipyards. Damen memasang sistem propulsi listrik setelah Bakker Sliedrecht melakukan pemeriksaan instalasi di kapal. Kemudian, segmen kapal itu dikirim ke Indonesia dan disatukan dengan semua segmen kapal yang lain. Berita ini dilansir pertama kali oleh Naval-Today (20/02).


Setiap frequency drive terhubung ke jaringan listrik kapal, tanpa menggunakan transformator, untuk menghemat berat dan ruang. Tanpa tindakan khusus, direct (conductive) coupling ini dapat menghentikan efek yang tidak diinginkan pada peralatan operasional sensitif yang terhubung ke grid.


Bakker Sliedrecht berpartisipasi dalam uji coba laut yang dilakukan di perairan Indonesia untuk memverifikasi kinerja sistem propulsi listrik tambahan ini.

Advertisements
Baca Juga:  Kerjasama Pertahanan Indonesia-Brasil Resmi Ditandatangani

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan