Kapal Selam Jin China, Bisa Bawa 12 Rudal Nuklir Yang Mampu Menjangkau Wilayah Amerika Serikat 

Militer China terus meningkat gaya gentarnya. Melengkapai kemampuan triad nuklirnya, China diam-diam telah memiliki kapal selam siluman tipe baru yang bertenaga nuklir dan mampu membawa rudal nuklir. Kapal selam ini diproyeksikan menjadi senjata rahasia jika perang nuklir dengan Amerika Serikat (AS) pecah. 

Kapal selam nuklir (SBBN) Jin-class Type 094A memiliki bentuk khas yang membuatnya lebih aerodinamis di dalam air. Selain tak terdeteksi radar, kapal selam tersebut juga bisa berenang di perairan dangkal mendekati pesisir pantai untuk meluncurkan rudal secara presisi. 

Kapal selam yang diberi nama “Jin” tersebut mampu membawa 12 rudal nuklir di punuknya. Rudal-rudal nuklir yang dibawanya dikenal sebagai “big waves”, yang memiliki jangkauan tembak lebih dari 11.000km. Rudal yang dibawanya mampu menjangkau daratan Amerika Serikat (AS).

Kapal selam siluman yang dirahasiakan China ini pertama kali terlihat akhir tahun lalu. Kapal ini memiliki menara komando melengkung dan basis depan yang bersatu di dalam lambung kapal selam. Desain seperti ini memungkinkan kapal selam Jin mengurangi drag hidrodinamik.

Popular Science melaporkan kapal selam Type 094A juga memiliki berbagai sonar yang akan membuat lebih mudah untuk “mendengarkan” untuk ancaman dan menghindarinya.


”Rudal baru bisa mencapai hampir seluruh Amerika Serikat tanpa meninggalkan basis yang dipertahankan, Yulin Naval Base (pangkalan yang jadi tempat penampungan bawah tanah dan dermaga untuk kapal selam) di Hainan Island,” tulis situs itu dalam laporannya.

Baca Juga:  Boeing Pamerkan Pesawat Tanker Ikan Pari MQ-25

”Kemampuan kapal untuk mencapai target global sembari bersembunyi di perairan pesisir tetap dipertahankan, ini secara signifikan akan meningkatkan kemampuan serangan balasan China (yaitu, kemampuan untuk meluncurkan serangan nuklir balasan bahkan setelah menderita akibat serangan konvensional atau serangan nuklir),” lanjut laporan Popular Science, yang dikutip Jumat (13/1/2017).

Pemerintah maupun militer China tidak mengonfirmasi laporan perihal kapal selam siluman terbarunya itu. Beijing terus meningkatkan kemampuan militernya setelah berseteru dengan AS dalam berbagai isu, termasuk krisis Laut China Selatan.

sumber : popular science/sindonews

Tinggalkan Balasan