Kapal Selam Korea Utara Ambil Posisi Di Laut California

Ramai diberitakan media-media di Amerika Serikat, bahwa pesawat anti-kapal selam milik Amerika Serikat dan Kanada terlihat sibuk di kawasan Pantai Barat California. Keramaian itu disebabkan adanya informasi bahwa kapal selam milik Korea Utara telah mengambil posisi siap serbu ke wilayah Amerika Serikat (AS).

Kapal selam tersebut saat ini diyakini sudah ada dalam posisi untuk menyerang langsung ke California yang merupakan wilayah paling padat penduduknya di Amerika Serikat. Kapal selam yang dikerahkan adalah kelas Sinpo dengan panjang 67 meter.

Kim Jong Un sendiri telah membangun formasi pertempuran baik bertahan maupun serangan langsung ke Amerika. Melalui saluran radio Pyongyang, Jong Un telah mengumumkan perintah siaga dan manuver persiapan serangan balasan ke California.

Amerika Serikat mengerakan pesawat anti-kapal selam seperti EP-3E Aries II, P-3C Orion, dan Boeing P-8 Poseidon, untuk melakukan pengawasan pada gerak gerik kapal selam milik Korut tanpa keterangan lebih lanjut tentang operasionalnya.


Departemen Luar Negeri Korea Utara sendiri telah mengancam akan mengobarkan perang jika ada upaya agresi AS ke Korut sebagaimana yang dialami Suriah.: “Mulai sekarang, hanya Amerika yang bertanggung jawab atas konsekuensi bencana yang disebabkan tindakan agresif AS,” katanya sebagaimana dilansir ABC Azerbaizan Kamis 13 April 2017.


Presiden AS, Donal Trump, memang mengancam akan melakukan agresi jika Kim Jong Un tetap nekad meluncurkan uji coba rudal Nuklir ke Laut Jepang.

Baca Juga:  Perang Pecah di Perbatasan Myanmar dan China, 30 Tewas

Selain itu, Kim Jong-Un memberi perintah 25% dari 2,6 juta penduduk Pyongyang harus segera meninggalkan ibukota Korea Utara. Perintah berkaitan dengan unsur-unsur tidak dapat diandalkan dan tidak diinginkan.

Negara-negara tetangga Korea Utara juga mulai persiapan pra-perang. Misalnya, Rusia telah meningkatkan kesiapan tempur Armada Utara mereka yang berada puluhan ribu mil dari Semenanjung Korea.

Cina sendiri mengirim lebih dari 150.000 pasukan ke perbatasan Korea Utara dan 10 kapal perang.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan