Kapal Selam Rusia Terbakar, 14 Awaknya Tewas

Kementerian Pertahanan Rusia menuturkan, salah satu kapal selam mereka mengalami kebakaran. Belasan pelaut, menurut kementerian tersebut, gugur dalam insiden itu.

“14 orang pelaut gugur setelah kapal selam milik Kementerian Pertahanan mengalami kebakaran. Kapal riset laut dalam itu melakukan survei militer di perairan teritorial Rusia,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.

Kementerian itu, seperti dilansir Reuters pada Selasa (2/7), mengatakan bahwa kebakaran itu terjadi kemarin dan saat ini api telah berhasil dipadamkan. Kementerian itu menambahkan, saat inj kapal selam nahas tersebut telah dievakuasi.


“Kapal selam itu sekarang berada di pangkalan Armada Utara Rusia di Severomorsk di Laut Barents, dan penyelidikan telah diluncurkan untuk menentukan penyebabnya,” sambungnya.

Pada Agustus 2000, kapal selam Kursk bertenaga nuklir Rusia tenggelam ke lantai Laut Barents setelah dua ledakan di haluannya. Insiden itu membuat gugur semua kru di dalamnya, yang berjumlah 118 orang.

Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan Rusia mengalami kerugian besar terkait insiden fatal di atas kapal penelitian laut dalam Rusia. Kapal selam tersebut adalah Project 1083 Losharik. Kapal selam riset yang didesain untuk menyelam di laut super dalam. Ia menambahkan bahwa dua pahlawan Rusia dan tujuh perwira tinggi gugur.

“Ini bukan kapal biasa, ini kapal penelitian,” kata presiden saat bertemu dengan Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoigu setelah tragedi itu seperti dikutip dari Russia Today, Rabu (3/7/2019).

Baca Juga:  PM Malcolm Turnbull Sambut Datangnya Pesawat Tempur Siluman Perdana F-35 Milik Australia

Putin menyebut awak kapal sebagai profesional berkualifikasi tinggi dan menyebut kematian 14 pelaut sebagai kerugian besar bagi Rusia dan armada kami.


Dia menyebutkan bahwa dua dari mereka yang gugur dalam kebakaran di atas kapal penelitian sebelumnya dianugerahi gelar kehormatan tertinggi negara itu – Pahlawan Rusia – sementara tujuh adalah perwira angkatan laut di pangkat kapten kelas 1.

Sumber: sindonews

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan