Kapal Zumwalt Amerika Diluncurkan Tanpa Senjata Utamanya

Angkatan Laut AS (US Navy) telah meluncurkan kapal perang siluman kelas Zumwalt terakhirnya, USS Lyndon Johnson (DDG 1002). Kapal perang yang dinamai dengan nama Presiden AS paling dibenci karena Perang Vietnam itu merupakan kapal perang ketiga di kelasnya.

Kapal perang sepanjang 200 meter yang pembangunannya dibuat oleh Bath Iron Works diluncurkan dengan mulus, dan kapal berhasil mengapung. Jalan masih panjang sampai kapal ini diresmikan namanya dan memulai tes layar dan uji sistem, diperkirakan pada musim semi 2019.

USS Johnson sendiri akan mendampingi USS Zumwalt (DDG 1000) dan USS Monsoor (DDG 1001). AL AS sudah kehilangan minat pada kapal perang ini dan menghentikan pembuatannya sampai 3 kapal perang saja, dari yang tadinya 32 unit.


Yang jadi masalah adalah, senjata utama kapal perang ini yaitu meriam canggih 155mm AGS (Advanced Gun System). Meriam ini memiliki amunisi canggih LRLAP (Long Range Land Attack Projectile) yang berpemandu GPS dan bisa menembak akurat sejauh 100 kilometer.

Namun karena proyek ini dipotong, harga amunisi dari LRLAP meningkat secara signifikan sehingga AL AS tak kunjung membeli amunisinya, yang kini seharga US$ 800 ribu, cukup untuk membeli rudal untuk menggantikannya. AL AS pun alpa membeli LRLAP sehingga kapal perang canggih itu ompong.


Sumber: UC News

Baca Juga:  Lapisan Siluman F-35 Bisa Rontok Jika Terlalu Lama Di Kecepatan Supersonik

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan