Karantina Gagal, Militer Filipina Lockdown Pulau Luzon

Langkah tegas diambil Presiden Filipina Duterte dalam menghadang penyebaran virus Corona. Setelah upaya karantina yang dilakukan pada Minggu terhadap 12 juta orang di Manila dinilai gagal, Pulau Luzon langsung ditetapkan Lockdown selama 1 bulan dalam kebijakan enhanced community quarantine (atau CQ).Aparat militer dikerahkan untuk menjaga kepatuhan warga Pulau Luzon yang berjumlah 55 juta orang, termasuk ibu kota Manila. Mereka diinstruksikan untuk selalu berada di rumah demi mencegah penyebaran virus Corona.Duterte juga mengancam akan menangkap masyarakat yang tak mengikuti arahan itu. Mereka akan ditahan karena mengabaikan peringatan demi keamanan nasional.Para pemimpin lokal juga mulai memberlakukan jam malam di beberapa daerah untuk mendorong orang agar tinggal di rumahNamun kebijakan ini dikritik para aktifis HAM.Para kritikus langsung dengan cepat menyuarakan keprihatinan atas tindakan tangan-tangan berat di negara yang sangat waspada terhadap kekuasaan setelah bertahun-tahun berada di bawah kediktatoran Ferdinand Marcos.Di Filipina kasus Corona hanya 171 dengan total meninggal 12 orang. Jauh di bawah Indonesia yang telah tercatat 300 kasus dengan 21 jiwa korbanya.

Baca Juga:  XF-103 Thunderwarrior Pesawat Tempur Canggih Amerika Yang Tidak Jadi Diproduksi

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan