KASAU Akan Resmikan Monumen Pesawat TNI AU MiG-17 Fresco di Mandai, Makassar

Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KASAU), Marsekal TNI Yuyu Sutisna dijadwalkan akan meresmikan monumen Pesawat TNI AU MiG-17 Fresco, di Simpang Lima Mandai, Makassar, Kamis (30/5/2018).

MiG-17 F adalah salah satu pesawat tempur milik TNI AU yang dulu digunakan saat Presiden Soekarno menyatakan perang terbuka dengan Belanda pada awal tahun 1960. TNI Angkatan Udara yang saat itu bernama AURI memiliki ratusan pesawat, di antaranya 49 pesawat tempur MiG-17 Fresco.

MiG-17 Fresco merupakan pesawat tempur
buatan Mikoyan-Gurevich Uni Soviet buatan tahun 1954 yang memiliki mesin Klimov VK-1F dengan afterburner.

Kecepatannya mencapai 400-500 km/jam dan memiliki manuverabilitas yang lebih baik pada altitude tinggi.

MiG-17 Fresco juga merupakan pesawat
tempur serbaguna dengan pengoperasian pada siang hari.

Dilengkapi persenjataan tiga senapan 23 mm NR-23 dan satu senapan 37 mm N-37 yang terpasang di bawah intake-udara, serta dilengkapi dengan afterburner dan radar Izumrud-5 (RP-5).


TNI Angkatan Udara telah menorehkan tinta emas dengan mengoperasikan MiG-17 varian Mig-17F dan Mig-17PF pada tahun 1961 yakni Skadron 11 Wing Ops 003 Lanuma Iswahjudi, Madiun.

Kemudian pada tahun 1962-1963 yang pada saat itu bertepatan dengan persiapan pelaksanaan Operasi Trikora dan berhasil merebut Irian Barat dari cengkeraman tentara Belanda.

Komandan Lanud Sultan Hasanuddin, Marsekal Bowo Budiarto dalam rilisnya menjelaskan, pesawat tempur lincah MiG-17 Fresco yang saat ini telah berdiri kokoh gagah perkasa merupakan gambaran kejayaan Indonesia khususnya TNI Angkatan Udara.

Baca Juga:  KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna: Sukhoi Su-35 Datang Setahun Lagi

“Usai pengabdiannya tahun 1969, pada saat kejayaan TNI Angkatan Udara telah memiliki 49 pesawat tempur MiG-17, 30 MiG-15 dan memiliki 15 UTI. Kejayaan itulah yang mengurungkan niat Belanda untuk merebut dan menguasai Irian Barat dalam mandala perang operasi Trikora,” jelasnya.

Hadirnya monumen pesawat MiG-17 Fresco, menambah deretan pesawat-pesawat tempur TNI AU yang telah dipensiunkan menjadi monumen di Sulsel.

Selain beberapa monumen di Makassar, salah satu monumen pesawat tempur juga terdapat di Kota Sengkang, Kabupaten Wajo.

2 Komentar

Tinggalkan Balasan