KASAU: Helikopter AW-101 Tetap Dibeli

Helikopter AW-101 di hanggar TNI AU di Halim Perdanakusuma Jakarta. Foto: Istimewa

Saat ini TNI AU telah berganti
Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU) sejak 1 bulan, pejabat KASAU yang baru, Marsekal Hadi Tjahjanto memastikan bahwa helikopter angkut kelas berat jenis Augusta Westland 101 (AW-101) akan tetap dilanjutkan proses belinya. Masalah administrasi penganggarannya diklaim juga sudah beres.

Ini karena berdasarkan kebutuhan mendesak, sampai dengan saat ini TNI AU masih kekurangan heli SAR, khusus heli kelas berat.
“Pengadaan heli AW-101 akan tetap
dilanjutkan pasalnya heli angkut yang ada di setiap lanud masih minim,” ujarnya di Jakarta, Jumat (17/2) seperti dilansir oleh mediaIndonesia.com.

TNI AU hingga kini hanya memiliki dan menggunakan heli kelas ringan jenis Colibri, yang sebenarnya diperuntukan untuk heli latih. Menurut Hadi pembatalan pengadaan hanya diperuntukan untuk empat heli kelas VVIP.


Pembatalan tersebut lebih terkait hal-hal teknis sementara untuk administrasi prosedur telah sesuai dengan peraturan pemerintah.

Adapun untuk pengadaan enam heli kelas berat jenis AW-101 yang tetap dilanjutkan itu akan dimanfaatkannya untuk kebutuhan pengiriman pasukan dan logistik serta operasi SAR agar berjalan maksimal.

Seperti diberitakan sebelumnya, pengadaan heli AW-101 sempat menimbulkan polemik. Apalagi Presiden Jokowi menolak salah satu pesawat yang akan diperuntukkan kepentingan istana.

Dijelaskan terkait pengalihan fungsi dari heli VVIP ke heli angkut masih beralasan. Karena menurut Hadi dalam postur TNI memerlukan 4 squadron heli angkut.

Baca Juga:  DPR Tak Lagi Membahas Pembelian Alutsista Secara Detail dan Rinci

“Di renstra (rencana dan strategi) kedua menyatakan kita harus mengadakan 6 heli angkut dan 4 heli VVIP. Sehingga muncul itu tadi, kita pembelian rencananya satu dulu. Kemudian akan diikuti heli berikutnya dengan menambah heli VVIP dan heli angkut,” pungkasnya.

sumber: mediaindonesia.com

Advertisements

1 Komentar

Tinggalkan Balasan