Kemhan Laksanakan Demo Radar Pasif Buatan Dalam Negeri

Badan Penilitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementrian Pertahanan dilaporkan telah melakukan demo Radar Pasif.

Sekjen Kemhan Marsdya TNI Donny Ermawan Taufanto, M.D.S., dalam sambutanya menyampaikan bahwa penguasaan pembuatan dan pengembangan teknologi Radar Pasif saat ini semakin berkembang dengan adanya teknologi software yang digunakan untuk modifikasi.

Dengan demikian, diharapkan kita dapat memahami bersama teknologi software pada pengembangan Radar Pasif sehingga mendapatkan hasil yang optimal serta dapat mengambil keputusan bagaimana pemanfaatan secara maksimal guna mendukung pencapaian kemandirian teknologi industri pertahanan dan memenuhi kebutuhan operasi TNI.

Kemudian pada tempat yang sama, dilanjutkan paparan tentang Radar Pasif oleh Kabid Matra Udara Puslitbang Alpalhan Kolonel Lek Ir. Bambang Edhie S., M.T. Beliau menjelaskan mengenai aspek teknis dan pengoperasian serta peralatan yang berkaitan dengan Radar Pasif.

Adapun Radar Pasif itu sendiri adalah sistem perangkat pendeteksi target layaknya radar konvensional ataupun tanpa mentransmisikan sinyal ke target yang dimaksud. Sebagai bagian dari elektronik warfare, Radar Pasif berperan penting dalam melakukan fungsi deteksi target menggunakan sinyal referensi atau sumber sinyal tertentu termasuk mengetahui lokasi sumber sinyal serta melakukan tracking.

Perlu diketahui bahwa pelaksanaan demo Radar Pasif Tahun 2020 ini adalah hasil kerjasama antara Balitbang Kemhan dengan PT. LAPI ITB Bandung. Setelah sesi paparan dan tanya jawab selesai, dilanjutkan demo Radar Pasif dari tim PT. LAPI ITB yang disaksikan oleh para pejabat dan diakhiri dengan ramah tamah. Kegiatan dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan tatanan normal baru covid-19, yaitu menjaga jarak dan tetap menggunakan masker.

Baca Juga:  Kata Australia Soal Penangguhan Kerja Sama Oleh TNI

Sumber: kemhan.go.id

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan