Kirim Senjata, Lima Kapal Rusia Merapat ke Filipina

Kapal Rusia merapat di Manila untuk mengirim senjata. Foto: NavalToday

Janji Presiden Duterte untuk membawa negaranya menjauh dari Amerika Serikat (AS) mulai terbukti. Setela mampu menang di Marawi dengan senjata asal China, kali ini Duterte mencoba merapat ke Rusia, kekuatan dunia yang baru saja mengalahkan AS di Perang Suriah.

Tiga kapal angkatan laut Rusia telah tiba di Filipina dan dua lainnya akan datang pada Sabtu esok. Kedatangan kapal-kapal laut itu untuk memberikan peralatan militer yang disumbangkan pada kunjungan angkatan laut ketiga di bawah Presiden Rodrigo Duterte.

Laksamana Muda E. Mikhailov mengatakan tiga kapal anti-kapal selam berlabuh di Manila pada hari Jumat (20/10/2017) untuk kunjungan mendatang pejabat tinggi pertahanan Rusia. Angkatan Laut Filipina mengatakan dua kapal Rusia lainnya tiba di pelabuhan Subic Bay pada hari Sabtu untuk menurunkan peralatan militer seperti dikutip dari Washington Post.

Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu, akan bergabung dalam pertemuan menteri pertahanan Asia Tenggara pekan depan dengan rekan-rekan dari negara lain.

Tidak ada rincian yang disebutkan tentang senjata tersebut, namun Duterte sebelumnya mengatakan bahwa Rusia akan menyediakan 5.000 senapan serbu ke Filipina. Dia telah berjanji untuk melakukan diversifikasi hubungan Filipina dengan menjaga jarak dari Amerika Serikat (AS) dan merapat ke China serta Rusia.

“Rusia menyumbangkan senjata dan kendaraan untuk membantu Filipina memerangi terorisme. Lima ribu Kalashnikov. Kami tidak perlu merahasiakannya. Namun, Duta Besar Rusia Igor Khovaev ingin merahasiakan berita tersebut. Mereka tidak menginginkannya diketahui publik? Semua orang akan tahu akhirnya,” ucap Duterte kala itu.

Baca Juga:  2 Pesawat TC-90 JMSDF Filipina Dikirim Bulan Depan

Duterte sendiri sempat mengklaim bahwa senjata asal Amerika Serikat tak ubahnya candu bagi militer Filipina.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan