Korea Selatan Latihan Menembak Rudal Jelajah Taurus

Angkatan Udara Korea Selatan mengatakan pada hari Rabu (13/09) bahwa pihaknya telah berhasil melakukan latihan live-fire pertama untuk Taurus, sebuah rudal udara-ke-permukaan jarak jauh yang dibeli dari Jerman untuk pemboman presisi terhadap fasilitas penting.

Dalam latihan yang berlangsung di atas Taean, Provinsi Chungcheong Selatan, pada hari Selasa (12/09), jet tempur F-15K Angkatan Udara Korea Selatan menembakkan sebuah rudal Taurus, yang terbang sekitar 400 kilometer dan secara tepat mengenai sasaran yang dituju di perairan pantai di Gunsan, Provinsi Jeolla Utara, kata pihak AU Korea Selatan.

Rudal Taurus berjarak tembak 500 kilometer mampu melakukan serangan presisi terhadap sasaran di ibukota Pyongyang, Korea Utara, bahkan jika ditembakkan dari bagian tengah wilayah Korea Selatan.

Dengan kecepatan maksimum 1.163 km per jam, jangkauan Taurus mencakup seluruh Korea Utara jika ditembakkan dari dekat ibu kota Korea Selatan Seoul, sehingga sasaran-sasaran di Korea Utara dapat dicapai oleh senjata tersebut dalam waktu kurang lebih 15 menit.

Korea Selatan saat ini memiliki sekitar 170 rudal Taurus sebagai bagian dari rencana pembangunan pertahanan udaranya yang sedang berlangsung, yaitu Kill Chain, dan memutuskan untuk mengimpor sekitar 90 tambahan rudal pada tahun lalu.


Kementerian Pertahanan Nasional Korea Selatan telah mengatakan kepada parlemen pada awal bulan bahwa pihaknya merencanakan untuk mengadakan latihan live-fire Taurus untuk menanggapi uji coba nuklir keenam Korea Utara pada 3 September.

Baca Juga:  Pemeliharaan Ranpur MBT Leopard oleh Personel Yonkav 1 Kostrad

Latihan ini juga dirancang untuk menguji integrasi oleh AU Korea Selatan terhadap rudal buatan Jerman tersebut dengan jet tempur AU Korea Selatan dan menguji kinerjanya.

“Dengan secara tepat mengenai sasaran, latihan tersebut menunjukkan kemampuan militer [Korea Selatan] untuk merespons serangan musuh, dan juga kemampuannya untuk melancarkan serangan presisi terhadap sasaran strategis bahkan dari jarak jauh,” kata pihak AU Korea Selatan.


Rudal tersebut ditembakkan tanpa hulu ledak dengan pertimbangan keamanan di daerah latihan dan kapal nelayan telah diperingatkan untuk menghindari area latihan sebelumnya, kata AU Korea Selatan.

Korea Selatan berencana untuk mempercepat pengoperasian Taurus untuk memperkuat kekuatan udara militer, kata seorang pejabat di badan pengadaan militer Korea Selatan Defense Akquisition Program Administration.

Sumber : english.yonhapnews.co.kr (diterjemahkan oleh TSM)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan