Korea Selatan Lebih Takut Pasukan Paralayang Korea Utara

Kim Jong Un menginspeksi pasukan Paralayang AD Korut. Foto: The Sun

Aksi saling provokasi antara Amerika Serikat, Korea Selatan dan Korea Utara terus berlanjut. Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dan Penguasa Korea Utara (Korut), Kim Jong Un juga terus terlibat dalam psy war. Salah satunya, Trump sudah terlanjur mengumbar janji akan melakukan serangan militer ke Pyongyang. Media The Sun, menulis, ketegangan antara AS dan Korut bisa mengancam perdamaian dunia.

Pihak Korut sendiri sejak September sudah menyiagakan Pasukan Khusus Angkatan Darat dalam upaya melakukan infiltrasi ke Korea Selatan (Korsel) dan AS. Tentara reguler Korut yang siap bertempur, saat ini jumlahnya mencapai 700 ribu orang. Sebanyak 4,5 juta tentara cadangan Korut, siap mendukung militer reguler Korut.

Yonhap News Agency, memberitakan, pasukan paralayang Korut akan menjadi ujung tombak untuk menyerang AS dan Korsel. Tugas pasukan paralayang ini adalah melakukan serangan dadakan di markas pusat komando musuh.


Seorang pengamat militer Korsel mengaku, sangat khawatir dengan pasukan paralayang Korea Utara, karena sulit dilacak radar oleh militer Korsel. “Pasukan paralayang Korut seperti pesawat tanpa awak,” kata sumber itu kepada Yonhap News.


Untuk menghadapi serangan pasukan paralayang Korut, pihak militer Korsel melakukan latihan pertahanan udara untuk mengantisipasi serangan pasukan pesawat tempur dan militer paralayang Korut. (Sumber: YonhapNews)

Advertisements
Baca Juga:  Toyota Sebut 4 Negara Arab Pemasok Produknya Ke ISIS

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan