Korea Selatan Pesan 60 Unit F-35, Nasib KFX/IFX Bagaimana?

Korea Selatan diproyeksi akan memiliki 60 unit pesawat generasi kekima F-35A. Ini setelah negeri gingseng itu meneken kontrak pembelian 20 unit F-35A sebagai tambahan atas pesanan 40 unit F-35A yang sedang dikerjakan.

Kontrak baru ini senilai 6,7 miliar dolar AS. Korea Selatan sendiri sudah nimbrung di Proyek Joint Strike Fighter F-35 sejak tahun 2014 dan mendapat jatah awal sebanyak 40unit.

Lalu bagaimana nasibnya dengan pesawat tempur KFX/IFX yang dikembangkan bersama PT Dirgantara Indonesia? Entahlah.


Berdasarkan sumber dari Defense Agency of Technology and Quality (DTaQ), sebuah badan di bawah naungan Defense Acquisition Program Administration (DAPA) Korea Selatan menyebut F-35A buatan Lockheed Martin, Amerika Serikat merupakan pesawat tempur (siluman) generasi kelima yang sangat pas dengan kebutuhan AU Korea Selatan. Di antaranya guna menambah kekuatan RoKAF bila suatu saat dibutuhkan untuk melakukan serangan terhadap fasilitas-fasilias utama di Korea Utara.


Dijadwalkan, pengiriman 40 F-35A hasil pembelian pertama akan diterima RoKAF secara bertahap mulai tahun 2018 ini.

Tahun 2012, RoKAF menggulirkan program pembelian 60 pesawat tempur generasi masa depan untuk menggantikan peran pesawat Northrop F-5E dan McDonnell Douglas F-4 Phantom.

Baca Juga:  8 Cara Mendeteksi Kapal Selam

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan