Korea Utara Ujicoba Rudal Jarak Jauh Kelas Menengah

Pada tanggal 4 Mei 2019, Korea Utara melancarkan serangkaian ujicoba peluncuran senjata di Kawasan Hodo Peninsula. Jenis rudal yang diuji coba masuk kategori Short Range Balistic Missile (Rudal Jarak Jauh Menengah) dengan jangkauan maksimum 1.000KM

Uji coba ini atas perintah Kim Jong Un, latihan tersebut dilaksanakan untuk mengestimasi dan menginspeksi kemampuan operasi serta akurasi dari MRL (multiple rocket launcher) berkaliber besar jarak jauh maupun senjata taktis berpemandu. Munisi-munisi diluncurkan ke arah timur laut, antara jarak 70 km dan 200 km sebelum mendarat di Laut Jepang


.

Sistem-sistem persenjataan yang nampak dalam ujicoba tersebut adalah MRL 300mm KN-09 serta “Iskander knockoff”, SRBM yang baru terlihat dalam parade militer di awal tahun 2018 silam dan memiliki bentuk yang mirip dengan Iskander Soviet. Keduanya ini adalah senjata presisi -Iskander knockoff diperkirakan memiliki pemandu optical scene-matching, sedangkan KN-09 diperkirakan dipandu oleh sistem imagery guidance maupun satelit (BeiDou/GLONASS).

Harus menjadi perhatian bahwa fokus modernisasi militer Korea Utara akhir-akhir ini mengarah kepada pembangunan kapabilitas long-range precision fire dengan senjata-senjata seperti yang baru saja diujicoba. Hal ini dapat memberikan mereka kemampuan deep strike ke wilayah Korea Selatan untuk mengenai titik-titik vital seperti pangkalan lawan, chokepoint transportasi dan target-target militer lainnya.

Sumber:

-Hex / Lighting Ii Chan


https://www.bbc.com/news/world-asia-48158880

Baca Juga:  Dua Pilot Apache AD Amerika Jadi Pasangan Gay Yang Resmi Menikah

https://twitter.com/nktpnd/with_replies

https://en.wikipedia.org/wiki/KN-09_(MRL)

https://www.thedailybeast.com/the-one-missile-kim-jong-un-might-test-before-meeting-trump

1 Komentar

  1. korea utara sekarang menjadi salah satu negara paling sering mengadakan uji coba senjata berat yah? semoga saja gak ada yang terprovokasi, terutama korea selatan dan amerika, iya kalo mentog mereka yang ribut, nah kalo merembet ke negara-2 lain kan amziong…

Tinggalkan Balasan