Korsel Bidik ASEAN Untuk Penjualan Pesawat KFX, Peluang Besar Buat PTDI

Diberitakan oleh Korea Herald (13/11/2019) Proyek jet tempur bersama antara Korea Selatan dan Indonesia yang dikenal sebagai KFX-IFX masih terus berjalan walaupun masih ada sedikit hambatan dari pihak Indonesia karena keterlambatan setoran biaya pengembangan. Walaupun begitu Korea Selatan tetap optimis pesawat ini bisa dapat menembus pasar ekspor di ASEAN.

Mengapa Korea Selatan optimis bisa menjual pesawat tempur ini ke negara-negara ASEAN? Diklaim sebagai pesawat tempur generasi 4.5 pesawat ini mempunyai fitur semi siluman (secara harfiah kemampuan silumannya dibawah dari F 35 atau F 22). Alasan kedua walaupun mempunyai teknologi yang tidak kalah kualitas dari produk AS namun Korea bisa menjual KFX dengan harga yang relatif lebih murah dari F 35.

A front view of a full-sized mock-up of the Korea Aerospace Industries KF-X fighter jet in development is on display at the recent ADEX exhibition held at Seoul Airport in Seongnam, on the outskirts of Seoul. The KF-X is to enter service in 2026 at the earliest. Korea Times photo by Lee Han-ho

Kemudian adalah faktor kebiasaan, tercatat dari 10 negara ASEAN tiga negara sudah menggunakan pesawat tempur FA 50/TA 50 yang juga buatan KAI yaitu Indonesia, Filipina dan Thailand dan jika tidak ada aral melintang Malaysia. Dengan pasar yang sudah terbentuk itu tentunya tidak ada kesulitan bagi KAI untuk memasarkan KFX.

Baca Juga:  Rudal RBS15, Rudal Anti Kapal Buatan SAAB Swedia Terbaru

Secara spesifikasi KFX mempunyai lebar 11,2 meter dan panjang 16,9 meter, pesawat bermesin ganda ini ditenagai dengan mesin GE F414 yang mempunyai daya dorong 22.000/mesin dan dapat terbang secepat 1,8 mach.

Untuk melakukan pertempuran udara KFX/IFX mampu membawa beban total hingga 7.700 Kg yang terbagi dalam 10 Pylon yang dapat dicanteli rudal udara ke udara AIM 120 AMRAMM, AIM 9 Sidewinder, bom berpemandu laser BLU 109, bom berpemandu GPS KGGB, dan rudal jelajah Taurus KEPD 350.

Bagi Indonesia khususnya PTDI proyeksi Korea yang fokus untuk menjual KFX/IFX ke ASEAN tentunya merupakan kesempatan untuk bisa meraup untung. Walaupun kemungkinan besar tidak diberi hak untuk menjual setidaknya PTDI bisa menjadi global supply chain jet KFX yang dijual ke seluruh dunia.

Sumber: World Defense Zone

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan