Kosekhanudnas III Medan Perintahkan F16 Tangkap Pesawat Asing Tak di Kenal

“Siaga 1, Waspada Merah, Siap Tempur 1”, demikian instruksi Panglima Kosekhanudnas III Marsekal Pertama TNI Ir.Tri Bowo Budi Santoso, M.M., M. Tr. (Han), Kamis, (15/02), kepada unsur Tempur Sergap (TS) Skadron Udara 16 yang siaga di Lanud Roesmin Nurjadin dan Satuan Radar di jajaran Kosekhanudnas III saat mengetahui adanya pelanggaran wilayah udara nasional oleh kekuatan udara negara asing.

Pusat Operasi Sektor Kosekhanudnas III sebagai Pos Komando Pengendalian Operasi Pertahanan Udara Nasional wilayah III telah
mendeteksi kegiatan penerbangan pesawat tidak dikenal yang tanpa ijin masuk ke wilayah hukum NKRI khususnya di wilayah Kosekhanudnas III.

Guna menindak lanjuti
kondisi tersebut, Panglima Kosekhanudnas III memerintahkan unsur Satuan Radar jajaran Kosekhanudnas III untuk melaporkan pergerakan pesawat asing tersebut dan memerintahkan Pesawat TS melakukan scramble dan menghadang pesawat asing tersebut.

Setelah mendapatkan perintah dari Panglima Kosekhanudnas III, unsur pesawat Tempur Sergap F-16 yang dilengkapi dengan persenjataan lengkap diterbangkan dari
Lanud Roesmin Nurjadin untuk melakukan penghadangan dan identifikasi serta penghancuran di udara terhadap pesawat asing apabila pesawat tidak dikenal yang mengancam objek vital kita.

Bila hasil identifikasi menyatakan bahwa pesawat yang melanggar tersebut adalah pesawat intai, maka pesawat tersebut akan di forcedown (dipaksa mendarat) ke Pangkalan Udara terdekat untuk kemudian diinterogasi, namun apabila pesawat tidak dikenal tersebut adalah pesawat angkut, maka peswawat tersebut akan diusir dari wilayah udara NKRI. Berkat kesiapsiagaan jajaran
Kosekhanudnas III dan seluruh satuan yang terlibat, segala ancaman udara yang berdampak kepada terganggunya kedaulatan, keselamatan dan kesatuan negara dapat diatasi.

Baca Juga:  Empat Kapal Perang TNI AL dengan Senjata Lengkap Siaga di Perbatasan Filipina

Hal tersebut adalah merupakan rangkaian skenario kegiatan Latihan Cakra C/18 Tahun 2018 yang melibatkan personel Kosekhanudnas III Medan dan unsur Satuan Radar di jajaran Kosekhanudnas III, 2 pesawat Tempur Sergap F-16 dari Skadron Udara 16 Lanud Roesmin Nurjadin, 2 pesawat Tempur Sergap Hawk 100/200 dari Skadron Udara 12 Lanud Roesmin Nurjadin serta satu pesawat angkut F-28 dari Skadron Udara 17 Lanud Halim Perdana Kusuma.

Latihan Pertahanan Udara (Hanud) dengan sandi “Cakra C/18” adalah untuk menguji coba sistem Hanud yang digelar di Kosekhanudnas III dan jajaran.

Selain itu latihan tersebut adalah untuk melatih kesiapsiagaan Kosekhanudnas III dalam
rangka menjaga kedaulatan negara dan penegakkan hukum di udara khususnya di wilayah tanggung jawab Kosekhanudnas III serta untuk menguji dokrin, prosedur dan sistem Hanudnas.

Dengan pelaksanaan forcedown di Lanud Soewondo menandakan pelaksanaan Latihan Cakra C/18 TA. 2018 berakhir dan ditutup langsung oleh Panglima Kosekhanudnas III bertempat di ruang Yudha Kosekhanudnas III.

Panglima Kosekhanudnas III menyampaikan selamat disertai ucapan terima kasih kepada seluruh peserta dan pendukung latihan “Cakra C/18”, serta kepada semua pihak yang telah berpartisipasi, sehingga latihan dapat berhasil dengan baik dan berjalan sesuai rencana.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan