KRI Bimasuci Pengganti KRI Dewaruci Siap Meluncur Pada 2017

Kapal latih legendaris Dewaruci akan segera pensiun setelah 60 tahun mengabdi. Sebagai ganti TNI AL akan kembali mendatangkan kapal latih tiang tinggi (tall ship) baru, bernama KRI Bimasuci.

Seperti dilansir dalam siaran pers Kasubdispenum Dispenal Letol Laut (KH) Heddy Sakti, pemotongan perdana baja (steel cutting) sebagai tanda dimulainya pembangunan KRI Bimasuci berlangsung di Galangan Contruccion Navales Freire Shipyard, Kota Vigo, Spanyol, telah dilakukan pada pertengahan November 2015.

Bimasuci adalah kapal layar kelas Barque, yaitu kapal layar yang memiliki dua tiang dengan layar persegi. Kapal layar tiang tinggi ini memiliki panjang 110 meter dan lebar 13,5 meter melebihi KRI Dewaruci yang hanya memiliki panjang 58 meter dan lebar 8 meter. Dengan ketinggian mencapai 50 meter, KRI Bimasuci jauh lebih menjulang daripada KRI Dewaruci yang memiliki ketinggian 35 meter.

Keunggulan lainnya yang dimiliki KRI Bimasuci, antara lain: jumlah layar 26 buah, sedangkan KRI Dewaruci 16 buah. Jika di KRI Dewaruci tidak terdapat ruang kelas, maka KRI Bimasuci menyediakan ruang kelas secara khusus sebagai tempat belajar para taruna AL saat berlatih dalam operasi.  Ruang kelas yang tersedia mampu memuat 100 orang taruna.

KRI Dewaruci memanfaatkan geladak terbuka sebagai ruang rekreasi, sementara KRI Bimasuci menyiapkan ruang rekreasi dalam sebuah ballroom berukuran 11 x 10,5 meter. Tingkat kenyamanan juga jauh lebih meningkat, sebab KRI Bimasuci menyiapkan perangkat multimedia.

KRI Bimasuci mampu menyediakan akomodasi bagi 203 personel. Kecepatan maksimal mencapai 12 knot jika menggunakan daya dorong mesin dan 15 knot jika menggunakan layar. Sementara itu untuk tingkat endurance (ketahanan berlayar tanpa mengisi BBM) dapat mencapai 30 hari. Kapal layar tiang tinggi ini pun dilengkapi dengan 5 dek, 7 kompartemen, dan 48 blok.

Pada 27 Januari 2016 lalu, KRI Bimasuci memasuki tahap peletakan lunas (keel laying). Dalam Sambutannya, Direktur Galangan Guillermo Freire Garcia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia atas kepercayaan yang diberikan kepada perusahaannya untuk membuat kapal layar latih.

“Sebuah kepercayaan, sekaligus tantangan bagi kami, karena kami tahu bahwa pendahulu kapal ini, yakni KRI Dewaruci telah menjadi kapal yang terkenal dan menjadi legenda dunia,” kata Guillermo.

Rencananya, pihak galangan akan meluncurkan kapal layar tiang tinggi tersebut ke laut pada pada akhir September 2016. Pada Januari hingga Mei 2017 kapal layar itu akan menjalani tahap harbour trial dan sea trial.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan