KRI Malahayati-362 Segera Dimodernisasi Oleh PT PAL

Setelah proyek modernisasi KRI Fatahillah, Kementerian Pertahanan (Kemenhan) segera menggandeng PT PAL Indonesia untuk melakukan modernisasi KRI Malahayati-362 dalam rangka program “Mid-Life Modernization (MLM)”.

KRI Malahayati merupakan sebuah fregat ringanyang dibuat oleh galangan kapal Wilton-Fijenoord, Schiedam, Belanda pada tahun 1980 khusus untuk TNI-AL, dan bertugas sebagai armada pemukul dengan kemampuan antikapal permukaan, antikapal selam dan antipesawat udara. Termasuk dalam kelas Fatahillah bersama KRI Malahayati antara lain KRI Fatahillah-361, dan KRI Nala-363.

KRI Malahayati-362 merupakan kapal perang jenis Perusak Kawal Berpeluru Kendali kelas Fatahillah milik TNI AL, dan dinamai Malahayati karena mengacu nama seorang laksamana perempuan pertama di dunia modern yang berasal dari Aceh.


“Sudah kontrak dengan PT PAL Indonesia untuk KRI Malahayati-362, dan akan mulai efektif dalam waktu dekat. Kami harapkan proses modernisasi bisa lebih cepat daripada proses modernisasi KRI Fatahillah 361,” kata Kepala Badan Sarana Pertahanan Kemenhan RI Laksamana Muda TNI Leonardi dikonfirmasi di Surabaya, Senin.

Ia menambahkan, program modernisasi kapal perang yang dilakukan Kemenhan adalah upaya memajukan kembali industri pertahanan nasional dengan menggandeng pihak dalam negeri, khususnya Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Sebelumnya, Kemenhan juga bekerja sama dengan BUMN PT Dok dan Perkapalan Surabaya (Persero) DPS untuk memodernisasi KRI Fatahillah 361, yang merupakan kapal perang sama di jenis Perusak Kawal Berpeluru Kendali dengan memiliki bobot 1.450 ton.

Baca Juga:  Kelebihan Tank Leopard 2Ri Dibanding Leopard 2A4 Standar TNI AD

“Kami harapkan modernisasi KRI Fatahillah menjadi sebuah pelajaran untuk KRI Malahayati agar bisa dikerjakan lebih cepat. Kalau Fatahillah proses modernisasi bisa dua tahun, diharapkan untuk Malahayati bisa lebih cepat,” katanya.


“Kami harap rampungnya KRI Fatahilla-361 sebelumnya, bisa menjadi gambaran bagaimana mekanisme bekerjanya, dan ke depan dalam proses modernisasi KRI Malahayati bisa dipercepat untuk kemajuan industri pertahanan nasional,” katanya. (antara)

Advertisements

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan