KRI Pandrong-801 Ikuti Corpat Philindo XXXIII-19

Salah satu perbatasan laut Indonesia diantaranya adalah dengan Filipina bagian Selatan. Sulawesi Utara merupakan wilayah yang perairannya berbatasan langsung dengan Filipina bagian Selatan memiliki nilai strategis karena berada pada posisi diantara Asia dan Pasifik, berada pada jalur lintasan ALKI II dan III serta ditunjang dengan infrastruktur yang cukup memadai sehingga sangat memungkinkan menjadi salah satu pusat kegiatan ekonomi nasional sehingga perlu diadakaannya patroli disekitar perbatasan Indonesia dan Filipina.

TNI Angkatan Laut mengikuti Corpat Philindo XXXIII-19 dengan mengirimkan KRI Pandrong-801 yang Komandani Mayor Laut (P) Hendra Kurniawan, kegiatan rutin dilaksanakan antar kedua negara yaitu patroli terkoordinasi atau yang disebut Corpat Philindo XXXIII-19 yang dibagi menjadi 4 bagian. Bagian pertama dilaksanakan pada tanggal 2 s.d. 10 Mei 2019. Filipina. Rabu (08/05/2019).

KRI Pandrong-801 bertolak dari Surabaya pada tanggal 24 April 2019 menuju ke Bitung untuk melaksanakan bekul sebelum menuju ke Davao, Filipina, dan pada tanggal 30 April 2019 KRI Pandrong bertolak dari Bitung ke Davao dengan waktu tempuh sekitar 1 hari 8 jam.


Tiba di Pelabuhan Sasa, Davao, KRI Pandrong disambut oleh perwakilan dari ILO dan East Mindanou Command, kemudian Komandan KRI Pandrong-801, melaksanakan kegiatan Courtesy Call di Naval Force East Mindanou dimana Komandan Lantamal VIII Manado sebagai kepala delegasi dari Indonesia juga disambut oleh East Mindanou Commander.

Baca Juga:  Kopassus Siap Belajar Latihan Combat Medic Ke Pasukan Ranger AS

Usai melaksanakan CC, dilanjutkan presail brief di BRP Ramon Alcaras PS-16 dan pada malam harinya dilaksanakan acara cocktail party di haluan KRI Pandrong-801. Dalam acara tersebut turut perwakilan dari Konjen RI yang berada di Davao, meskipun cuaca hujan acara berlangsung cukup meriah.

Hari berikutnya di laksanakan opening ceremony di Hotel Pinnacle. Dilanjutkan dengan kegiatan olahraga bersama. Olahraga yang dimainkan diantaranya voli, basket, lomba bakiak, dan tarik tambang. Pada malam harinya akan dilaksanakan fellowship dinner oleh penyelenggara. Dilanjutkan dengan city tour pada hari berikutnya, seluruh prajurit KRI Pandrong-801 diajak berkeliling untuk mengunjungi tempat khas di Davao.

Hari keempat KRI Pandrong-801 dengan BRP Ramon Alcaraz PS-16 bertolak dari dermaga Sasa. Davao menuju daerah latihan yakni di perbatasan antara laut Indonesia bagian utara dengan perbatasan laut bagian selatan Fhilipina. Latihan yang dilaksanakan yaitu OOWMANEX, PUBEX, PHOTOEX, SEMAPHOREX, FLAG HOISTING dilanjutkan dengan melaksanakan patroli di sektor masing-masing. (Dispenkoarmada II)

Sumber: tnial.mil.id

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan