KRI Tjiptadi 381 Ditabrak Kapal Penjaga Pantai Vietnam

Saat KRI Tjiptadi 381 TNI AL melaksanakan patroli di laut Natuna dan menangkap sebuah kapal berbendera Vietnam KIAV BD 979 karena kedapatan melakukan ilegal fishing, dua kapal dinas perikanan Vietnam mendekat untuk menghalangi proses penangkapan.

Kedua kapal yang diidentifikasi sebagai kapal dinas perikanan Vietnam (KN 264 dan KN 213) kemudian bermanuver mendekati KIAV BD 979 dan beberapa kali menabraknya hingga mengalami kerusakan pada bagian bakat.

Meski diteror dua kapal Vietnam, KRI TPD TNI AL tetap menyeret kapal asing tersebut ke Lanal Ranai tanpa menghiraukan manuver dua kapal dinas perikanan Vietnam yang terus melakukan manuver berbahaya.

Diluar dugaan, KN 264 melakukan aksi nekat dengan menabrak KRI TPD TNI AL dari sisi lambung kiri. Sedangkan KN 213 menabrak KIAV BD 979 hingga bocor dan tenggelam.

Melihat situasi KRI yang bisa terseret kapal KIAV BD 979 karena tenggelam akhirnya komandan kapal perintahkan potong seluruh tali yang menghubungkan KRI TPD dengan KIAV BD 979.

Tidak lama, kedua kapal dinas perikanan Vietnam akhirnya pergi menjauh. Sejumlah 15 ABK KIAV BD 979 berhasil diamankan dan diinterogasi.

Sumber: @infokomando

Baca Juga:  Politikus PDIP Tolak Libatkan TNI Dalam Perangi Terorisme

13 Komentar

  1. Tenggelamkan saja kapal perikanan Vietnam, KRI seperti kehilangan hargà diri. Diledekin kapal sipil, harusnya 2 kapal tersebut yg ditarik ke lanal. Kurang apalagi persenjataan yg dibawa 381!!!

  2. Kwalitas mental TNI dilapangan mencurigakan hanya jago dilatihan kah? hanya berani dgn WNI sendiri atau terlalu ikut prosedural yg menjatuhkan kredibiltas bangsa……?

    • NKRI harga mati , harus nya di tembak aja Om kapal Vietnam…

      KASAL nya ganti bila Prabowo Menang..
      Cari Jendral yang tegas, bila perlu tenggelam kapal Vietnam. .biar tahu NKRI harga mati

      Jangan hanya slogan aja.

      Rakyat Mendukung TNI AL

      • Pastikan dulu posisi dimana KRI menangkap KIA…jika posisinya berada diperairan yg masih disengketakan di ZEE Natuna Utara, maka aksi kedua belah pihak bisa dibenarkan walau tidak harus terjadi aksi menubrukkan kapal

        Bukannya keliatan anda-anda yg diatas ini patriotis….tapi kuper alias pikniknya kurang jauh, sorry sob

        • Ok, om Siaaap Pleciden, tapi nggak pernah ya denger kapal TNI AL ambil inisiatif duluan nyenggol kapal patroli negara lain di wilayah disengketakan td. Sori om, mngkn ane yg belum tahu, silahkan dipaparkan kapan dan dimana kejadiannya?

          • Simpel aja jawabannya pak@tomboati…gak usah nyuruh2 AL, anda sendiri bisa melakukannya jika kepengen nyenggol kapal.vietnam

            Jadilah nelayan, mumpung di perairan natuna utara jumlah nelayan kita masih sedikit….kalau TNI AL sih jelas taat aturan

        • wkkkk…kok nyuruh saya. Saya kan bukan siapa2. Katanya kedua belah pihak berhak memperebutkan daerah itu. Berarti bisa dong TNI duluan yg inisiatif nyenggol, kan sah2 aja. Patroli vietnam pun taat aturan dengan atasannya. ini bkn mslh taat aturan, tp siapa yg berani duluan. ya nggak..

  3. Buzzer ☝️☝️ mah bebas komen gak pake mikir

    Diperairan natuna utara, masih ada batas laut yg disengketakan antara RI dan vietnam, jadi sah-sah saja kedua pihak saling mengklaim eksploitasi hasil laut di zona tsb…sampai nanti suatu saat ada kesepatakan yg mengikat yg mengesahkan kepemilikan zona perairan yg disengketakan tsb

    • Prajurit Vietnam mmg luarbiasa, Tni AL kok keliatan bloon, knp kapal vietnam g d gelandang kok cmn d sodok2 pk tongkat. D kasih kapal gede alasanya sulit manuver, giliran kapal lebih kecil katanya kalah power, haahh…cuman alibi u nutupi rasa takutnya aja

      • Kirain lama bertapa di PG lantas makin berisi….udah jelas kalo KRI lagi narik 2 KIA, ya susahlah bermanuver

Tinggalkan Balasan