KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna: Sukhoi Su-35 Datang Setahun Lagi

Pembelian pesawat tempur generasi ke 4, Sukhoi Su-35 masih teka teki. Kontrak pembelian sudah diteken, tapi soal pembayaran masih belum jelas.

Kementerian Pertahanan Indonesia telah menyatakan bahwa kontrak senilai 1,14 Milyar untuk pembelian sudah diteken 0ada akhir 2018 untuk 11 unit pesawat.

Pesawat tersebut akan digunakan untuk menggantikan peran F-5E/F Tiger II yang telah dipensiunkan masa dinasnya dari Skadron Udara 14 Lanud Iswahjudi, Magetan, Jawa Timur.


Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Yuyu Sutisna saat ditanya wartawan di Mabesau menyatakan, berdasar informasi yang ia terima bahwa Su-35 akan datang setahun setelah kontrak efektif ditandatangani.

“Jadi begini, pada saat saya dilantik jadi KSAU saya terus push ke Kementerian Pertahanan (soal pengadaan alutsista). Kemudian seperti Pak Menhan bilang bahwa itu sudah ditandatangani (pengadaan Su-35). Jadi sekarang prosesnya di Kemhan,” ujar Yuyu usai memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) TNI AU, Jumat (1/2/2019).

Yuyu meneruskan, untuk pengajuan dari TNI AU sendiri prosesnya sudah selesai.

TNI AU, kata penerbang F-5E/F ini, menyiapkan opsreq dan spektek. Proses ini sudah selesai. “Sekarang prosesnya tinggal di Kemhan. Kan tidak semudah itu ya untuk bisa efektif menjadi kontrak (kontrak efektif),” lanjutnya.


Pengadaan alutsista khususnya pesawat atau rudal, kata Yuyu, umumnya butuh waktu 2-3 tahun.

“Pengadaan alutsista itu, khususnya pesawat atau rudal, tidak bisa sekarang proses, sekarang kontrak, lalu sekarang datang. Butuh waktu 2-3 tahun. Jadi, untuk pengadaan yang ditandatangani tahun ini, baru bisa datang barangnya pada 2021-2022,” pungkas KSAU.

Baca Juga:  Indonesia Tambah Pesanan Tank Amfibi BMP-3F Buatan Rusia

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan