KSAU Puji Keberhasilan Prajurit Perbaiki Simulator Hawk 209 Yang Divonis Rusak Berat

KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E, M.M ketika berada di Lanud Rusmin Nuryadin dan kebanggaan Marsda TNI Dento Priyono beserta anggotanya. Selasa (29/10/2019).

Simulator Hawk 209 yang di Lanud Rusmin Nuryadin, Pekanbaru untuk mendidik para pilot pesawat tempur Hawk 209 telah diperbaiki. KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M., bangga dan beri apresiasi kepada para prajurit yang bisa memperbaiki alat canggih tersebut.

Awalnya, alat simulator ini divonis rusak berat, tidak bisa diperbaiki lagi dan harus dilaksanakan upgrade oleh pihak ke tiga. Namun atas profesionalisme dan militansi ahli-ahli teknik prajurit Koharmatau di bawah Pimpinan Marsda TNI Dento Priyono, dalam waktu 1 bulan, simulator tersebut selesai diperbaiki bahkan bisa dioperasionalkan kembali.

Inilah yang membuat Kepala Staf TNI Angkatan Udara merasa bangga. “Semoga simulator ini bisa dimanfaatkan secara maximal untuk membekali para penerbang muda dalam menimba ilmu pesawat Hawk 209 yang di operasionalkan di Skadron Udara 12 dan Skadron Udara 1 Lanud Supadio Pontianak,” katanya di sela kunjungan kerja ke Lanud Rusmin Nurjadin untuk memberi pengarahan kepada seluruh Prajurit dan istrinya.

KSAU berharap, kedepan semua pemeliharaan alat dimulator diserahkan pada Koharmatau dan dukungan anggarannya akan di alokasikan ke Koharmatau. “Pencapaian prestasi yang kesekian kali ini membuktikan bahwa profesionalitas, militansi dan inovasi anggota Koharmatau tidak perlu diragukan lagi,” ujar Kasau.

Baca Juga:  Yonarhanud-2 Marinir Gelar LPK Meriam dan Radar

Sementara itu Dento Priyono juga merasa bangga atas prestasi satuan jajarannya, Depohar 20, 40 dan 70. “Prestasi ini merupakan kerjasama yang baik dari semua pihak sehingga menghasilkan out put yang membanggakan kita bersama. Saya berterimakasih,” ujar Marda TNI Dento Priyono.

Marda TNI Dento Priyono juga berpesan agar prestasi yang positif untuk kemajuan TNI AU ini tetap dipertahankan. “Bekerjalah secara profesional untuk TNI Angkatan Udara. Selain itu, bisa dipastikan bahwa dengan perbaikan ini tentu menghemat anggaran Negara yang sangat besar, karena semua perbaikan nya dilakukan oleh teknisi anggota TNI AU sendiri. Oleh Tim Bravo ’86,” ujarnya sambil bergurau.

Simulator Hawk 209 yang di Lanud Rusmin Nuryadin, Pekanbaru ini biasanya digunakan mendidik para pilot pesawat tempur Hawk 209 dari Skadron Udara 12 dan Skadron Udara 1 Lanud Supadio Pontianak.

Sumber: tni-au.mil.id/puspen

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan