Lantamal TNI AL XIV Sorong Diresmikan Oleh KSAL

Sorong – Dermaga Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) XIV Sorong akhirnya dapat digunakan setelah diresmikan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI, Ade Supandi, Sabtu (28/4).

Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi resmikan dermaga Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) XIV Sorong dan beberapa fasilitas pangkalan lainnya, ditandai dengan penandatanganan Prasasti, di dermaga Lantamal XIV Sorong, Sabtu (28/04).

Fasilitas lainnya yang diresmikan yakni, dermaga Lanal Palu, dermaga Lanal Tual, dermaga Sei Pancang, dermaga DBAL Ujung Surabaya, dan dermaga Semampir Dua Surabaya.

“Dermaga lantamal XIV dibangun sejak tahun 2010 hingga tahun 2017 dengan 5 tahapan pembangunan, yang mana panjang dermaga tersebut 184 meter, lebar 12 meter,dengan kekuatan sandar 12.000 DWT, dilengkapi dengam sarana pendukung listrik 105 KVA,” ujar Ade Supandi, kepada awak media.

Menurutnya, kepentingan pemgembangan
pangkalan adalah untuk mendekatkan
operasional kapal ke wilayah sehingga bisa digunakan untuk beristirahat dan perbaikan kapal dan juga menambah logistik berikutnya.

“Pengembangan wilayah timur ,untuk di papua seperti di Jayapura, Sorong dan Merauke kita lengkapi dengan unsur-unsur patroli untuk menjaga peritan disekitar Papua,”terang KASAL

Dengan panjang 180 meter, dermaga ini
nantinya dapat difungsikan sebagai dukungan oprasional kapal-kapal yang beroperasi di wilayah timur Indonesia.

“Kepentingan pengembangan pangkalan adalah untuk mendekatkan operasional kapal ke wilayah,” ujar Laksamana TNI, Ade Supandi.

Baca Juga:  TNI AL Menutup Resmi Latihan Armada Jaya 2016

Salah satu fungsi utama dermaga yang
dibangun di Lantamal XIV Sorong adalah untuk mendekatkan dengan daerah-daerah operasi, gunanya untuk mencegah efek penangkalan dan kejahatan di laut.


Sebanyak tiga kapal perang milik TNI-AL disiagakan di dermaga Lantamal XIV Sorong untuk mengamankan perairan di Samudera Pasifik perbatasan dengan negara Palau dan di Selatan berbatasan dengan Australia.

“Di wilayah ini memang harus ada satu
dermaga pangkalan TNI Al untuk memudahkan menjaga menjaga perairan laut yang begini luas karena berbatasan dengan negara Filipina, Republik Palauw dan Australia,” imbuhnya seperti dirilis teropongnews.com

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan