Lanud Sam Ratulangi Manado Segera Miliki Skadron Udara

Pertahanan udara di Sulawesi Utara bakal makin kokoh sebagai benteng Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pangkalan Udara TNI AU Sam Ratulangi Manado tak lama lagi bertipe-A. Tipe A bakal mendorong kehadiran pangkalan militer berupa skadron udara.

Pesawat-pesawat tempur bakalan mondar-mandir di angkasa Sulut. Hal ini diungkapkan Komandan Pangkalan Angkatan Udara Sam Ratulangi (Danlanudsri) Manado Kolonel Penerbang (Pnb) Johnny Sumaryana.

“Seperti kita ketahui, Sulawesi Utara memang berbatasan langsung dengan negara tetangga, Filipina. Nah, pembentukan Skadron sudah sangat dibutuhkan di daerah ini (Sulut) guna semakin memperkuat wilayah udara kita,” ungkap Kolonel Sumaryana, ketika diwawancarai Manado Post di ruang kerjanya, Selasa (16/7) siang.


Lanjutnya, panglima sudah memberi bocoran soal beberapa daerah yang bakal dibentuk skadron. “Ada Manado, Kupang, dan Solo,” ujarnya.

“Karena salah satu syarat naik ke tipe A itu (pembentukan skadron). Selain penambahan pembangunan kantor pangkalan. Sekarang kan masih tipe B. Jadi kita tunggu saja perkembangannya,” sambung Sumaryana.

Rencana tersebut juga untuk mendukung program Presiden RI Joko Widodo, yang ingin terus menguatkan pertahanan udara kita lewat keberadaan pangkalan militer milik TNI AU. Lalu kapan Skadron tersebut bisa dibentuk? Jawabnya tak lama lagi.

“Nantinya akan ada pesawat-pesawat tempur yang nongkrong di pangkalan. Kita juga mulai perluas pangkalan yang ada sekarang. Misalnya penambahan fasilitas apron (tempat parkir pesawat) serta semua kebutuhan pangkalan militer lainnya,” paparnya. “Skadronnya tetap akan berkedudukan di lokasi saat ini (samping Bandara Sam Ratulangi),” bebernya.

Baca Juga:  Rusia Melarang Indonesia Memperbaiki Pesawat Sukhoi di Ukraina

Bagaimana dengan pengadaan alat utama sistem persenjataan (Alutsista)? “Misalnya, di Makassar ada Sukhoi-nya. Maka, di Sulut juga akan ada jet-jet tempur dan pesawat-pesawat tempur canggih pendukung lainnya. Tapi untuk sekarang saya belum tahu pesawat jenis apa yang akan hadir di daerah ini,” jelasnya.


Diketahui, jika Lanudsri sudah tipe A, otomatis komandan Lanudsri bakal dikendalikan jenderal bintang satu dengan pangkat Marsekal Pertama TNI.

Sumber: manadopostonline.com

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan