Lebanon Terima Kiriman Tank IFV M2A2 Bradley Batch Terakhir

Angkatan Bersenjata Lebanon (LAF) telah menerima batch keempat dan merupakan batch terakhir, sejumlah delapan kendaraan tempur infanteri (IFV) M2A2 Bradley pada 12 Agustus 2018, sebagai bagian dari program bantuan militer Amerika Serikat ke Lebanon.

Batch kendaraan lapis baja keempat tersebut adalah bagian dari total 32 Bradley, bernilai lebih dari $ 100 juta, untuk Angkatan Darat Lebanon. Lebanon menerima batch pertama sejunlah delapan IFV Bradley pada 14 Agustus 2017.

Kendaraan tempur Bradley Lebanon dipersenjatai dengan meriam ATK M242 25 mm Bushmaster Chain Gun, senapan mesin koaksial 7,62 mm M240C dan dua peluncur untuk TOW Anti-Tank Guided Missile (ATGM).


Pengiriman ini merupakan dorongan signifikan bagi angkatan bersenjata negara yang terlibat dalam front yang kompleks dan sebagian besar dilupakan dalam perang melawan terorisme dan mencerminkan perluasan keterlibatan militer AS di negara tersebut.


Selama beberapa tahun terakhir, AS telah mengintensifkan keterlibatan dan dukungannya kepada AD Lebanon dan telah memasok peralatan pertahanan berikut; 40 howitzer M198, 50 Humvee lapis baja, sebuah pesawat Cessna C-208 bersenjata dengan rudal Hellfire, 55 sistem mortir, 50 pelontar granat otomatis Mark- 19, 1.100 senapan mesin termasuk diantaranya 800 senapan mesin kaliber .50, 4.000 pucuk senapan M4, lebih dari setengah juta butir amunisi, 320 perangkat night vision dan thermal sight dan 360 radio komunikasi .

Baca Juga:  Video Pesawat Gripen AU Thailand Jatuh, Pilot Tewas Karena Gagal Loncat Keluar

Sumber : defpost.com, TSM Angga Saja

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan