Lindungi Jamaah Haji, Arab Saudi Taruh 4 Rudal Patriot di Sekitar Mekah

Pasukan Pertahanan Udara Arab Saudi (RSADF) telah menempatkan baterai rudal Patriot dengan rudal terbaru Lockheed Martin PAC-3 di sekitar Mekah.

Dipublikasikan secara tidak resmi melalui akun twitter Angkatan Bersenjata Saudi pada 20 Agustus seperti dikutip janes.com, foto ini disebut sebagai tampilan pertama yang menunjukkan baterai rudal Patriot RSADF dengan rudal PAC-3.

Peluncur (launcher) dilengkapi empat pelontar canisters yang setiapnya dimuati empat rudal sebagai pengganti rudal tunggal PAC-2.

Satelit DigitalGlobe memperlihatkan imej yang menunjukkan bahwa rudal Patriot sudah dipasang pada 17 Agustus. Diindikasikan pemasangan rudal ini untuk melindungi jemaah haji yang puncak haji dimulai pada 20 Agustus lalu.

Peluncur rudal diarahkan ke perbatasan Yaman dengan jarak 570 km ke arah tenggara.

Seperti diketahui, Saudi beberapa kali menerima tembakan roket dari kelompok pemberontak Ansar Allah (Houthis).

Riyadh menuding Ansar Allah membahayakan situs suci Islam dengan meluncurkan rudal balistik di Mekkah pada 9 Oktober 2016.

Militer Saudi mengatakan rudal itu dicegat sekitar 69 km dari Mekkah. Para pemberontak mengatakan rudal menghantam Bandara Internasional King Abdulaziz di Jiddah, 70 km barat laut Mekkah.

Arab Saudi berencana meningkatkan baterai Patriot yang diumumkan oleh Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan AS (DSCA) pada Oktober 2014.

Pengumuman itu sebagai lanjutan keputusan Kongres yang mengatakan bahwa Saudi telah meminta 202 rudal PAC-3 dan kit modifikasi terkait untuk 36 peluncur.

Baca Juga:  Menhan Baru Amerika Perintahkan Tinjau Ulang Program F-35

DSCA merilis pemberitahuan kedua pada Juli 2015 bahwa Saudi telah meminta 600 rudal PAC-3 lagi.

Dikatakan, perkiraan biaya gabungan dari dua penjualan yang diusulkan mencapai 7,15 miliar dolar AS.

Seorang pejabat senior Lockheed Martin menegaskan bahwa pihaknya telah menerima kontrak untuk memproduksi rudal PAC-3 pesanan Arab Saudi pada Oktober 2015.

Saat itu ia mengatakan bahwa Riyadh diperkirakan akan memesan 320 rudal lagi, tanpa mengungkapkan berapa banyak yang dipesan sebelumnya.

Patriot PAC-3 mampu mencegat rudal balistik yang ditembakkan dari jarak jauh. Dengan melihat spesifikasi teknis dan kemampuan Patriot terbaru Arab Saudi, dipastikan bahwa sistem rudal yang dipasang adalah PAC-3 Missile Segment Enhancement (MSE) yang powerfull.


Rudal pencegat PAC-3 MSE memiliki jelajah terbang terbang lebih tinggi dan jangkauan lebih jauh.

Kemampuan ini diperoleh dari penggunaan motor dual-pulse lebih kuat untuk menambahkan dorongan, sirip lebih besar yang hancur saat peluncuran, dan modifikasi struktural lainnya untuk meningkatkan kelincahan.


Angkatan Darat AS sendiri menerima PAC-3 MSE pada 6 Oktober 2015.

Sumber: TSM/Mylesat/Benny

1 Komentar

Tinggalkan Balasan