Litbang Kapal Tanpa Awak (USV) Sebagai Pengembangan Teknologi Dalam Mendukung Operasi Maritim

Puslitbang Alpalhan Balitbang Kemhan menyelenggarakan seminar Kapal Tanpa Awak atau Unmanned Surface Vehicle (USV) sebagai pengembangan teknologi dalam mendukung operasi maritim yang dilaksanakan di Rupatama Lantai V Gedung Ir. H. Djuanda Balitbang Kemhan, Jl. Jati No.1 Pondok Labu, Jakarta Selatan, Kamis (04/07/2019).

Acara dibuka oleh Kabalitbang Kemhan yang diwakili oleh Kabid Matra Laut Puslitbang Alpalhan Balitbang Kemhan Kolonel Laut (KH) Ir. Indra Usmansyah, M.M., dan dihadiri para pejabat di lingkungan Kemhan dan TNI, staf Asops Kasal, staf Kadislitbangad, staf Kadislitbangal, staf Kadissenlekal, Infoglobal Teknologi Semesta, Universitas UPN “Veteran” Jakarta, dan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya. Sebagai narasumber adalah kasubbid Alpalut Puslitbang Alpalhan Balitbang Kemhan Letkol Laut (KH) Dr. Nazarudin, S.Si., M.Si., Imam Prasojo, S.Kom dari PT. Infoglobal Teknologi Semesta, Aries Sulisetyono, S.T., MASc, P.hD dan Ir. Rusdhianto, AK, M.T dari ITS Surabaya serta moderator Peneliti Madya Puslitbang Alpalhan Balitbang Kemhan Letkol Laut (KH) Ir. Mochamad Faisol L., M.Eng.

“Litbang Unmanned Surface Vehicle tahap I-II TA. 2019 merupakan program kelanjutan sebelumnya yang dimulai pada tahun 2017 yang dilaksanakan oleh Puslitbang Iptekhan Balitbang Kemhan hingga tahun 2018. Pada 2017 telah dimulai kajian Unmanned Surface Vehicle untuk mendapatkan rancang bangun kemampuan dasar berupa bentuk wahana, monitoring situasi, pengendalian gerak dan data link. Kemudian pada 2018, output litbang berupa realisasi penyempurnaan rancang bangun dan modelling mencakup kemampuan dasar untuk kebutuhan pengawasan atas permukaan air”, ucap Kabalitbang Kemhan dalam sambutannya.

Baca Juga:  Danpasmar-2 Buka Latihan Satuan Tempur di Marunda

Kabalitbang Kemhan menegaskan bahwa kegiatan litbang 2019 ini adalah untuk mewujudkan prototipe usv pada mission system, control station (kendali), dan communication system. Pada tahap kedua ini direncanakan akan terwujud prototipe USV berupa platform sesuai desain yang terintegrasi dengan mission system, control station dan communication system. Adapun spesifikasi USV yang direncanakan adalah panjang 11,5 M, lebar 4,40 M, berat maksimal 6.500 Kg, speed max 20 knots, payload 1000 Kg, dan radius komunikasi minimum 15 Km disertai kemampuan obstacle.

Di akhir sambutannya, beliau mengucapkan terima kasih kepada pembicara, penanggap dan undangan yang telah meluangkan waktunya demi kepentingan bangsa dan negara. Diharapkan Unmanned Surface Vehicle(USV) ini pada masa mendatang dapat menjadi bagian solusi untuk pelengkap pertahanan matra laut.

Sumber: kemhan.go.id/balitbang

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan