Lockheed Martin Kembangkan EW Pod untuk Helikopter MH-60 untuk Lindungi Kapal dari Rudal Anti-Kapal

Lockheed Martin mendapatkan kontrak pengembangan dari Angkatan Laut Amerika Serikat untuk memberikan helikopter MH-60 dengan peningkatan kemampuan pengawasan peperangan elektronik (electronic warfare surveillance) dan kemampuan penanggulangan (countermeasure) terhadap ancaman rudal anti-kapal.
Sistem Advanced Off-Board Electronic Warfare (AOEW) Active Mission Payload (AMP) AN/ALQ-248 Lockheed Martin, adalah pod peperangan elektronik (EW) mandiri yang dipasangkan pada helikopter MH-60R atau MH-60S, yang menyediakan Angkatan Laut AS kemampuan yang lebih canggih untuk mendeteksi dan merespon rudal anti-kapal.

Program AOEW dibangun di atas solusi peperangan elektronik Lockheed Martin yang telah terbukti (proven). AOEW AMP AN/ALQ-248 dapat bekerja secara mandiri atau dengan sensor pengawasan elektronik pada kapal, SEWIP Blok 2 AN/KKS-32(V)6, untuk mendeteksi rudal yang datang mengancam dan kemudian mengevaluasi kemana rudal itu akan pergi. AOEW kemudian menggunakan teknik countermeasure dengan frekuensi radio untuk mengacau rudal.

“Setiap hari kapal di seluruh dunia sedang menghadapi berbagai ancaman yang berkembang,” kata Joe Ottaviano, direktur program peperangan elektronik. “Sistem Advanced Off-Board Electronic Warfare AMP AN/ALQ-248 kami akan membantu menciptakan serangan terkoordinasi terhadap ancaman ini, untuk menjaga kapal perang tetap aman dengan mengendalikan spektrum elektromagnetik dan mengganggu musuh.”


Dalam kontrak ini, jika semua opsi dilaksanakan, Lockheed Martin akan memasok hingga 18 pod AOEW AMP AN/ALQ-248 ke Angkatan Laut AS.


Program AOEW memanfaatkan keahlian dari Lockheed Martin. Pembuatan sistem AOEW AN/ALQ-248 di Syracuse, N.Y., dijadwalkan akan dimulai pada awal 2019 untuk memenuhi tujuan initial operational capability pada tahun 2021. Tim Lockheed Martin di Owego, N.Y., akan mengintegrasikan sistem tersebut ke helikopter MH-60 buatan Sikorsky.

Baca Juga:  Pesawat F-35 dan F-16 Bertempur 8 Jam Non-Stop dalam Latihan Defensive Counter Air

Sumber : TSM/navyrecognition.com

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan