Logistic Gliders LG-1000 Pengirim Logistik Dari Udara Untuk Garis Depan

LG-1000 adalah glider logistik yang dikembangkan oleh perusahaan Logistic Gliders Inc dibawah sebuah kontrak dengan DARPA dan Marine Corps Warfighting Laboratory (MCWL). Glider logistik yang murah dan disposable ini terbuat dari bahan plywood dan aluminum, serta mampu membawa beban sebanyak 700 pon (317 kg).

Glider logistik ini dilengkapi dengan sistem pengendali jarak jauh berupa radio control dan first person video agar dapat diterbangkan secara manual ke lokasi yang diinginkan, maupun sistem navigasi autonomous dengan GPS yang memungkinkan glider terbang ke waypoint tertentu. Dengan peluncuran dari ketinggian operasional, LG-1000 mampu mencapai jarak sejauh 70 nm dan kecepatan hingga 135 knot.

LG-1000 dapat didorong keluar dari ramp belakang sebuah pesawat, ataupun dilepaskan dari sling load helikopter. Glider logistik ini memiliki sayap lipat yang akan terbuka begitu mengudara. Pada saat mendarat, glider dapat melakukan belly landing atau membuka parasut di ketinggian 200 kaki sehingga sampai ke darat secara vertikal. Hidung glider dilindungi dengan honeycomb paper pada saat melakukan pendaratan dengan parasut.

Satu LG-1000 memiliki harga $600 secara material, dimana harga ini kurang dari 1/3 harga untuk nylon yang digunakan untuk parafoil kargo sekarang. Prototipe LG-1000 pertama kali terbang pada tahun 2012 dan semenjak itu, glider logistik ini telah digunakan dalam 12 misi.

Baca Juga:  Granat Flasbang Andalan Untuk Membuka Serangan

LG-1000 akan kompatibel dengan MV-22 dan CV-22 Osprey, KC-130, C-130, C-17, MH-60, UH-60, CH-53, dan CH-47. MV-22 dapat membawa 3 unit glider logistik tersebut, dan sebuah C-130 mampu membawa 18.


Glider logistik semacam ini akan sangat berguna dalam menyediakan dukungan bagi pasukan darat yang ditempatkan di garis depan, contohnya di Forward Operating Base (FOB). Logistic Gliders menyatakan bahwa hingga akhir 2011, lebih dari 27,000 pasukan di 43 FOB US di Afghanistan mengandalkan aidrop untuk segala macam hal, mulai dari makanan hingga bahan bakar. Supply chain militer akan menghadapi tantangan berupa proliferasi senjata anti-pesawat presisi serta konflik di daerah terpencil, dimana mereka ditekan untuk mengurangi resiko sembari meningkatkan jarak jangkau.

Dalam situasi konflik near-peer dengan Rusia atau China dimana kekuatan darat US yang beroperasi di pulau-pulau kecil berada di bawah jangkauan air defense lawan, glider logistik dapat diluncurkan oleh pesawat kargo di ujung airspace lawan sehingga supply dapat dibawa ke pasukan darat oleh glider logistik tanpa resiko ke manusia.


Sumber: Hex / FP Lighting Ii-Chan

Logistic Gliders Flight Tests Wooden Drone

https://www.uasvision.com/2017/04/18/disposable-drone-could-rush-supplies-to-marines/

https://www.thedrive.com/the-war-zone/9271/this-throw-away-drone-could-rush-supplies-to-marines-in-need

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan