Makin Akrab, Pakistan Akuisisi Tank MBT VT4 China

Korps Lapis Baja Angkatan Darat Pakistan telah memilih tank VT4 China (juga dikenal sebagai MBT3000), yang diproduksi oleh China North Industries Corporation (Norinco) untuk memenuhi kebutuhan pengadaan ratusan tank tempur utama baru.

Seorang analis militer, Muzammil Hatami mengabarkan pemilihan Norinco VT4 untuk meningkatkan armada kendaraan lapis baja Pakistan.

“VT4 telah dikonfirmasi sebagai tank militer Pakistan di masa depan dan tank tempur utama Al-Khalid II sedang dalam tahap pengembangan,” kata Muzammil Hatami pada pameran pertahanan IDEAS ke-10 di Karachi, Pakistan.


VT4 adalah MBT generasi ketiga yang ditawarkan untuk ekspor oleh Norinco. Tank ini adalah perbaikan atas MBT Al-Khalid (juga dikenal sebagai MBT-2000), yang saat ini dioperasikan oleh Angkatan Darat Pakistan, meskipun tetap sama menggunakan meriam utama 125 mm, carousel auto-loader, dan konfigurasi awak kendaraan yang sama.

Namun demikian, militer Pakistan menolak untuk mengomentari pemilihan MBT VT4 buatan China dan meminta untuk menunggu pernyataan resmi. Terlepas dari kenyataan bahwa rincian tender tank masa depan Pakistan tersebut dirahasiakan, dilaporkan bahwa Pakistan mungkin mendapatkan sekitar 100 MBT untuk memenuhi kekurangan produksi MBT di negara tersebut.

Juga menurut gambar yang bocor, Angkatan Darat Pakistan sebelumnya sudah menguji MBT Norinco VT4. Diedarkan pada 6 Januari 2017, foto-foto tersebut menunjukkan personel AD pakistan melakukan pemeriksaan VT4 di lokasi yang dirahasiakan.

Baca Juga:  Tiongkok Kirim Pasukan ke Pangkalan Militer Luar Negeri Pertama-nya di Djibouti

VT4 ditenagai dengan mesin diesel berpendingin air yang dikontrol secara elektronik yang mempunyai daya 1.300 hp (beberapa sumber mengatakan sekitar 1200 hp). Tank dapat berjalan di jalan raya dengan kecepatan maksimum 70 km/jam dengan jangkauan jelajah maksimum 500 km.

Selain VT4, Angkatan Darat Pakistan juga mengevaluasi MBT Oplot-P Ukraina yang diproduksi oleh Malyshev Factory.


Pada bulan Juli 2017, delegasi Pakistan termasuk Menteri Pertahanan Letjen (Purn) Zamir ul Hassan Shah, juga secara resmi mengunjungi Ukraina di mana ia meninjau produksi kendaraan lapis baja modern Ukraina. Ia menyebutkan bahwa Pakistan menghargai hubungannya dengan Ukraina dan percaya bahwa hubungan tersebut akan menguat seiring dengan berjalannya waktu.

Sekretaris Pertahanan Lt General (R) Zamir ul Hassan Shah selama kunjungan resmi ke Ukraina. Pada saat itu, beberapa sumber melaporkan bahwa Ukraina berada di ambang penandatanganan perjanjian untuk menyediakan Pakistan dengan tank tempur baru dan ditingkatkan.

Pada April 2017 lalu, “Delovaya Stolitsa” mewawancarai Duta Besar Pakistan untuk Ukraina Mayjen (Purn) Athar Abbas, yang memberi tahu Delovaya Stolitsa bahwa Pakistan mungkin tertarik dengan 100 tank tempur utama Oplot-P.

Sumber : defence-blog.com /TSM Angga Saja

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan