Malaysia Berencana Jual MIG-29 Untuk Beli Suku Cadang Sukhoi SU-30

Royal Malaysian Air Force MiG-29 | by KWsideB

TUDM Malaysia membeli 18 MiG-29N dari Rusia tahun 1995 sebagai jawaban pada kekuatan F-16 A/B milik TNI. Saat ini MiG-29 milik TUDM selain tua juga kesulitan suku cadang dan sering jatuh. Bandingkan 12 unit pesawat F-16 A/B milik TNI yang datang tahun 1989 yang tetap gagah mengawal angkasa NKRI.

Malaysia dan India tengah berdiskusi dalam kerjasama pertahanan. Salah satu yang menarik adalah adanya proposal penjualan MIG-29 milik Malaysia ke India dengan imbal balik suku cadang Sukhoi Su-30 dari India. India sendiri baru saja menandatangani hak eksklusif pengadaan suku cadang Sukhoi Su-30 dari Rusia.

Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Najib Razak mengatakan bahwa Departemen Pertahanan dan Tentara Udara Diraja Malaysia (TUDM) akan melihat bentuk kerjasama tersebut, termasuk perawatan dan suku cadang jet tempur Su-30 yang dimiliki saat ini, seperti dilansir New Straits Times.

India sendiri tertarik untuk membeli pesawat tempur multiperan MiG-29 dari Malaysia, karena selain harganya yang murah juga ketersediaan pesawat tempur di arsenal India yang sedikit. MiG-29 bekas Malaysia ini diproyeksikan India untuk menjadi pengisi sementara posisi MiG-21 Bison yang sudah dibesi tuakan, selama menanti pengiriman Rafale dan kelanjutan proyek HAL Tejas.

“Ada kemungkinan mereka akan membeli pesawat MiG 29 untuk direparasi. Dan kami akan menerima suku cadang untuk pesawat tempur Su-30”, kata Najib Razak dalam konferensi pers di Chennai, India.

Baca Juga:  Embraer Brazil Tawarkan Super Tucano ke Negara Eropa

TUDM Malaysia membeli 18 MiG-29N dari Rusia tahun 1995 sebagai jawaban pada kekuatan F-16 milik TNI. Saat ini MiG-29 milik TUDM selain tua juga kesulitan suku cadang dan sering jatuh. Berdasarkan data terbaru, dari total 18 pesawat yang dibeli, hanya 12 yang tersisa dengan rincian: 10 unit MiG-29N dan 2 unit MiG-29NU seri latihan. Sedang yang 6 unit telah jatuh dalam berbagai insiden

Bandingkan dengan armada F-16 A/B milik TNI AU yang didatangkan sejak tahun 1989 dari Amerika. Dari 12 unit yang dibeli, masih aktif 9 unit, hanya 2 yang rusak tanpa bisa diperbaiki, 1 rusak diperbaiki.

Meskipun sempat diembargo, namun ke-12 pesawat F-16 A/B tetap gagah mengawal angkasa NKRI dan 9 unit yang tersisa tengah diajukan proposal untuk diganti mesinya dan diupgrade sistem avioniknya.

Gimana? masih mau membulla-bully dengan kalimat embargo? hehehe :mrgreen:


 

3 Komentar

Tinggalkan Balasan