Malaysia dan AS Latihan Air Assault – Keris Strike Mantap

Kelompok pelaku Eks Keris Strike memamerkan mutu keunggulan yang unggul saat melaksanakan latihan air assault yang turut disaksikan oleh Panglima 10 bgd Para, Brigjen Datuk Tengku Muhammad Fauzi Tengku di sekitar Sembrong pada 3 Agustus 2017.

Latihan ini melibatkan gabungan komposit yang terdiri dari Batalion Ke-17 Resimen Askar Melayu Diraja Para (17 RAMD Para), Batalion Ke-18 Resimen Askar Melayu Diraja Para (18 RAMD Para), Batalyon Kedelapan Resimen Ranger Diraja Para (8 RRD Para), tim Udara Angkatan Darat (PUTD) serta Grup Gerak Khas (GGK) bertujuan untuk menguji kemampuan tim yang terlibat dalam melaksanakan peran masing-masing sebagaimana perang nyata.

Tujuan latihan ini adalah untuk meningkatkan tingkat Interoperability diantara detasemen yang berpartisipasi dengan menambah pengetahuan taktis dan prosedur operasi staf diantara pasukan kedua negara (Malaysia – AS) melalui proliferasi pengetahuan selain dapat melatih prosedur postad di antara pemerintah dan staf dalam eksesais gabungan.
Sepanjang latihan dilaksanakan sebanyak tujuh pesawat UH-60 Blackhawk milik USARPAC, empat pesawat Agusta dan sebuah pesawat S61A-4 Nuri telah terlibat secara langsung berperan sebagai transportasi, bantuan tembakan perlindungan dan Medical First Responder (MFR).

Pelatihan tersebut diakhiri dengan upacara penyampaian sertifikat dan cendera hati serta ucapan Panglima 10 bgd Para serta ucapan timbal dari 2-25th Aviation Regiment Battalion Commander, LTC Elizabeth A.Marin.

Baca Juga:  Produksi Massal Perdana Pesawat Siluman S-57 Siap Perkuat Militer Rusia

Hadir Pegawai Memerintah Resimen 881 PUTD, Lt Kol Mohamad Nazri Ahmad dan Pejabat Senior Angkatan Darat.

Sumber: btdmonline.net

1 Komentar

Tinggalkan Balasan ke Alone Batalkan balasan