Malaysia Pertimbangkan Pesawat Rafale Buat Gantikan MiG-29

Malaysia sedang bingung memilih pesawat pengganti MIG-29. Tidak seperti Indonesia yang terlalu banyak calon pengganti untuk F-5. Sampai saat ini, Malaysia cuma punya dua calon, Eurofighter Typhoon atau Dassault Rafale Perancis. Namun sepertinya Malaysia akan lebih memilih Rafale, ini seiring dengan kunjungan Presiden Perancis ke Malaysia.

Perdana Menteri, Datuk Seri Najib Tun Razak mengatakan, Malaysia kini sedang melihat masalah tersebut namun masih belum bersedia membuat keputusan tentang.

“Seperti yang kita tahu, Malaysia merupakan pelanggan besar peralatan militer dari Perancis, jadi diskusi kita hari ini diantaranya berkisar tentang hal tersebut.

“Kita mencatat keberhasilan pesawat buatan Perancis itu di beberapa negara dan kemungkinan baginya menjadi subjek kerjasama dan kolaborasi,” katanya dalam konferensi pers bersama Presiden Perancis, Francois Hollande di Gedung Perdana Putra di Jumat, 31/03/2017.

Sebelumnya, Najib dan Hollande mengadakan pertemuan bilateral dan menyaksikan penandatanganan dua surat kesepahaman (LOI) tentang pertahanan dan pendidikan.

Perjanjian sehubungan pertukaran dan informasi rahasia kerjasama pertahanan ditandatangani oleh Menteri Pertahanan, Datuk Seri Hishammuddin Tun Hussein dan rakan sejawatannya dari Perancis, Jean-Yves Le Drian.

Hishammuddin mengatakan, pengadaan MRCA baru untuk menggantikan pesawat MiG-29N, apakah dari jenis Eurofighter Typhoon atau pun Dassault Rafale akan diputuskan sebelum 2020.

Sumber: utusan.com.my

1 Komentar

  1. bagus kalo rafael diakuisisi malaysia; biar asean byk varian pespur. thailand udah punya gripen, singapura f-35 dan indo dah banyak akuisisi Su-35A ( A = akan )

Tinggalkan Balasan