Mantan Tentara Marinir Amerika, Divonis Penjara Seumur Hidup Di Jepang

terdakwa mantan marinir US saat dibawa ke pengadilan. Foto: AFP

Pengadilan Jepang menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup terhadap seorang mantan Marinir Amerika Serikat yang ditempatkan di Pulau Okinawa, Jepang atas kasus pemerkosaan dan pembunuhan seorang wanita lokal, vonis tersebut dijatuhkan pada hari Jumat 01 Desember 2017.

Mantan marinir tersebut bernama Kenneth Franklin Shinzato, dia bertugas di Marinir pada 2007 hingga 2014. Tidak dijelaraskan apakah dirinya dipecat dari dinas Marinir atau mengundurkan diri.

Kasus perkosaan itu terjadi pada 28 April 2016, saat itu Kenneth yang berumur 33 tahun berstatus sebagai pekerja sipil di Pangkalan Udara Kadena milik Angkatan Udara AS.

Dalam persidangan di Pengadilan Distrik Naha, pria itu mengaku memperkosa Rina Shimabukuro (20) dan meninggalkannya begitu saja. Namun dia menolak dakwaan pembunuhan dengan mengklaim dirinya tidak berniat membunuh wanita itu.

Jasad korban baru ditemukan di areal hutan pada Mei, atau tiga pekan setelah dia menghilang. Kasus ini telah memicu kemarahan warga Okinawa yang telah sejak lama mengeluh tentang keberadaan militer AS di wilayah tersebut dan kejahatan-kejahatan terkait mereka. Diketahui bahwa separuh dari sekitar 50 ribu tentara Amerika yang berada di Jepang, ditempatkan di Okinawa.

Putusan ini disambut juru bicara pemerintah Jepang, Yoshihide Suga. “Ini insiden yang sangat kejam dan jahat yang merampas kehidupan seorang wanita muda dengan masa depan di depannya,” tuturnya pada konferensi pers seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (1/12/2017).

Baca Juga:  Toyota Sebut 4 Negara Arab Pemasok Produknya Ke ISIS

“Tak boleh lagi ada insiden-insiden ataupun kecelakaan-kecelakaan oleh militer AS,” tandasnya.


Personel militer AS yang ditempatkan di Okinawa telah terlibat serangkaian kejahatan termasuk pemerkosaan, penyerangan, tabrak lari dan kecelakaan mobil karena mabuk. Warga setempat telah kerap menggelar aksi-aksi demo untuk memprotes insiden-insiden tersebut.

Advertisements

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan