Maroko Boyong 25 Unit F-16 Blok 72 dan Upgrade 23 Pesawat F-16 Tua

Pengajuan pembelian 25 pesawat tempur F-16 blok 72 oleh Maroko disetujui oleh Departemen Luar Negeri Amerika Serikat. Maroko juga meminta agar 23 pesawat F-16 block C/D miliknya bisa diupgrade setara block 72.

Jika deal, kontrak penjualan ini akan mencapai nilai 3,787 miliar dollar AS.

Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan AS (DSCA) mengatakan dalam pernyataan pada 25 Maret 2019, bahwa pemerintah Maroko meminta pembelian 25 pesawat tempur Lockheed Martin F-16C/D Block 72.

Pesawat pesanan Maroko ini akan dilengkapi mesin Pratt & Whitney F100-229 dan radar APG-83 Active Electronically Scanned Array (AESA).

Tidka hanya membeli pesawatnya, Maroko juga meminta AN/AAQ-33 Sniper Pod, AN/ALQ-211/-213 EW Management Systems, DB-110 Advanced Reconnaissance Systems,AIM-120C-7 Advanced Medium Range Air-to-Air Missiles, suku cadang dan perlengkapan lainnya.

“Penjualan yang diusulkan ini akan berkontribusi pada kebijakan luar negeri dan keamanan nasional Amerika Serikat dengan membantu meningkatkan keamanan sekutu utama non-NATO yang terus menjadi kekuatan penting bagi stabilitas politik dan kemajuan ekonomi di Afrika Utara,” DSCA kata dalam pernyataannya.

Maroko sudah mengoperasikan F-16 sehingga tidak akan kesulitan menerima pesawat baru ini.

Maroko juga meminta pemutakhirkan sebanyak 23 pesawat F-16 yang dioperasikan saat ini menjadi konfigurasi F-16V dan peralatan terkait dengan perkiraan biaya 985,2 juta dolar.

Dua kesepakatan yang terdiri dari pembelian 25 pesawat tempur F-16C/D Block 72 dan peningkatan kemampuan 23 F-16 menjadi konfigurasi F-16V yang lebih maju dari Blok 52+, total mencapai 4,8 miliar dolar AS.

Baca Juga:  Israel Berusaha Cegah Pembelian F-35 Uni Emirat Arab

Sumber: mylesat.com

1 Komentar

Tinggalkan Balasan