Masa Sewa Pesawat Gripen Mau Habis, Swedia Bujuk Ceko Sewa Gripen Versi Terbaru

Perusahaan Pesawat asal Swedia, Saab dilaporkan janes.com sedang bersiap untuk menawarkan Pesawat tempur Gripen E/F ke Republik Ceko, karena negara tersebut mempertimbangkan untuk upgrade armada tempur masa depannya menjelang akhir 2030 nanti.

Selama ini Ceko telah mengoperasionalkan pesawat tempur Gripen tapi dari generasi C/D dengan sistem sewa.

Seorang juru bicara pabrikan Swedia mengatakan bahwa Gripen E/F akan menjadi “pilihan logis” untuk negara Eropa timur, jika memutuskan untuk tidak memperpanjang sewa untuk 14 Gripen C/D yang akan berakhir pada 2027 (dengan opsi perpanjangan hingga 2029).

“Meskipun kami tidak dapat mengkonfirmasi pada tahap ini rincian spesifik dari tanggapan formal [untuk setiap permintaan informasi dari pemerintah Ceko], Saab siap untuk menawarkan Gripen E/F kepada Angkatan Udara Ceko. Kami melihat ini sebagai langkah logis. Negara-negara yang menggunakan Gripen hari ini di masa depan dapat menjalani transisi yang mulus ke Gripen E, menggunakan kembali sebagian dari peralatan pendukung darat dan sistem pendukung,”kata juru bicara itu, menambahkan bahwa tanggapan formal apa pun untuk kesepakatan pemerintah-ke-pemerintah seperti yang diminta oleh Praha akan harus datang langsung dari Stockholm.

Gripen E sendiri diklaim mampu mengalahkan pesawat Su-35 buatan Rusia. Dan dalam sejarahnya, si Gripen memang dikembangkan Swedia untuk memburu Sukhoi Su-27 dan Su-30.

Jadi begini, Su-35 menggunakan radar passive electronically scanned array (PESA) N035 Irbis yang dapat mendeteksi target udara pada jarak hingga 400 km.

Baca Juga:  Filipina Borong 8 Kapal Patroli Cepat Buatan Israel

Radar ini punya kelemahan, radar Irbis dapat mendeteksi target dari jarak 400 km harus berupa objek seukuran pesawat dengan area pemantul radar (RCS) 3 meter persegi (3m²) di ketinggian 20.000 m, yaitu dalam mode pencarian dengan tanpa gangguan medan bumi.

Si Gripen di desain kecil dan mungil untuk menghindari radar Su-35 ini. RCS si Gripen cuma 0,5m² dan bisa terbang di ketinggian 1.000m. Walhasil Gripen baru akan bisa dideteksi si Su-35 pada jarak 100KM atau kurang.

Pada saat yang sama, Gripen-E yang telah dilengkapi dengan radar Active electronically scanned arra (AESA) PS-05 / A Mark 5 dengan sensitivitas dan akurasi yang jauh lebih tinggi daripada PESA. Mampu mendeteksi Su-35 yang memiliki RCS 12 m2 pada jarak 120 km.

Karena lebih dulu First Sight (melihat) Gripen bisa menembak si Su-35 dengan rudal senjatanya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan