Mendesak, Anggaran TNI Perlu Ditambah

12106740_895528547193498_692522424073392626_n

REPUBLIK JAKARTA — Anggaran yang diberikan
kepada TNI dinilai tidak mencukupi kebutuhan.
Anggota komisi I DPR RI Salim Mengga menyatakan bahwa
pemerintah sudah seharusnya memberikan anggaran yang
sesuai untuk TNI.

“Jika anggaran TNI dikurangi, mau menyelamatkan negara,
nggak? Pembangunan alat perang dilakukan saat damai, jika
sudah perang ya telat,” ujar anggota DPR Fraksi Demokrat
pada acara seminar Operasi Militer Selain Perang (OMSP):
Sumber atau Solusi Masalah, Jakarta, Senin (12/10).

Pada tahun 2004, TNI mendapatkan kucuran dana dari
pemerintah sebeaar Rp 102 triliun. Anggaran tersebut
justru berkurang pada APBN 2016 yang hanya mencapai Rp
96,7 triliun.

Menurutnya, langkah tersebut bukan sebuah keputusan
yang bijak mengingat pentingnya peranan TNI untuk
penanganan keamanan serta tugas pendukung lainnya,
termasuk OMSP.


“Indonesia berada di sabuk api, maka ancaman bencana
terua datang. Harus diakui TNI yang paling siap untuk
menangani ini,” kata Salim.


Ia menjelaskan, bahwa TNI tidak melulu menangani perang
yang berhubungan dengan senjata. Penanggulangan
bencana, teror, serta aspek OMSP yang bisa terjadi kapan
saja, seharusnya diperhitungkan pemerintah agar tetap
memberikan anggaran yang sesuai.

Baca Juga:  Unsur Cassoex Melaksanakan RAN Small Arms Firing di Laut Bali

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan