Mengenal Meriam Howitzer TNI

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) mulai memobilisasi 18 unit meriam canggih buatan Korea Selatan, Howitzer 155 mm KH-179, yang punya jarak tembak efektif 30 kilometer di perbatasan.

Pengoperasiannya butuh dua awak untuk mengubah arah meriam, prajurit awak penembak di kiri memutar roda untuk mengubah arah horizontal (traverse). Sementara prajurit di kanan sebagai asisten penembak memutar roda untuk mengubah elevasi vertikal moncong meriam. Satu prajurit lagi bertugas sebagai pengarah dan membidik melalui teleskop dengan pembesaran 4x dan dial sight, atau bila diperlukan mengoperasikan Kh-179 untuk dukungan tembakan langsung (direct fire) menggunakan teleskop khusus lainnya yang memiliki pembesaran 3,5x.

image


Sistem KH-179 menerapkan dua tabung berbeda penahan kejut (hydraulic dampers/ hydropneumatic shock absorber) dan satu tabung lain untuk pengembali ke depan (recuperator), yang dianggap mampu memperpanjang umur pakai meriam. Pada saat penembakan, ada pasak bisa diturunkan ditanam dan menambah kestabilan penembakan.


Spesifikasi KH-179:
Kaliber : 155/39 mm
Jarak recoil : 1.524 mm
Bobot : 6.890 kg
Panjang : 10.389 mm
Tinggi : 2.770 mm
Ground clearance : 280 mm
Sudut Elevasi : 68,6 derajat
Kecepatan maksimum ditarik : 70 km/jam

Baca Juga:  Program Transfer of Technology (ToT) Alutsista TNI Harus Penuhi 4 Syarat

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan