Menhan Borong Torpedo A244/S Mod3 Untuk Senjata Helikopter Panther dan Korvet SIGMA TNI AL

Untuk mempersenjatai Helikopter Anti Kapal Selam milik TNI AL, MBe Panther, Kementerian Pertahanan membeli torpedo ringan Eurotorp A244/S Mod.3 Whitehead dari perusahaan Leonardo Italia selaku pembuatnya pada Maret 2017. Nilai kontrak mencapai sekitar Euro 4 jutaan. Kontrak berlangsung selama tiga tahun sampai delivery, dan pembayaran atas kontrak yang dibiayai oleh Bank Spanyol BBVA cabang Italia akan dibayar lunas pada tahun ketujuh.
Torpedo Eurotrop, bukan hal baru bagi Indonesia. TNI sendiri punya stok 80-an unit Torpedo A244/S Mod.2 yang digunakan pada korvet SIGMA milik TNI AL.

A244/S Mod.3 adalah generasi terbaru yang bisa memburu kapal selam terbaru yang punya lapisan material non magnetik yang susah dideteksi sonar torpedo konvensional. Kelebihan lainya, versi terbaru ini bisa berenang juga di perairan dangkal. 

Versi A244/S Mod.3 sendiri ditenagai sistem propulsi elektrik berbasis baterai, dengan kapasitas 246 cell ramah lingkungan yang bisa melesat sejauh 13-14 kilometer, nyaris dua kali lipat generasi Mod 2. 

Sistem elektronik baru ini juga memampukan torpedo untuk mengubah kecepatan renangnya, sehingga jarak jangkau makin jauh, plus memiliki modul ADSP (Advanced Digital Signal Processor) untuk menghadapi sistem pengecoh torpedo modern yang berbasis decoy pemancar gelombang pengacau torpedo. ADSP juga mampu mengklasifikasikan dan menjejak sejumlah sasaran secara bersamaan dan menilai mana sasaran palsu dan mana kapal selam asli atau kapal perang yang sedang diburunya.

Baca Juga:  Sukhoi Su-35, Pantaskah Bila Disebut Jet Tempur Generasi Kelima?

A244/S Mod.3 memiliki kecepatan maksimal 38 knot dengan kecepatan luncur optimal pada 36 knot, dengan jarak jangkau mencapai 13.500 meter atau lebih selama torpedo meluncur dengan kecepatan lambat, atau 10.000 meter saja pada kecepatan tinggi.


Saat dibawa dengan helikopter, AS44/ Mod.3 dilengkapi dengan parasut saat dilepaskan dari helikopter sehingga sudut jatuh dan stabilitasnya juga terjaga. Bobot A244/S Mod.3 adalah 265 kilogram saat dicantelkan pada helikopter. Saat torpedo menyentuh permukaan air, parasut akan terlepas dan torpedo sepanjang 2,75 meter inipun melesat memburu sasarannya.

Sumber : uc news / Aryo Nugroho

Advertisements

1 Komentar

  1. Wah… mereknya ‘Whitehead’ tapi kok jualannya malah redhead? Robert Whitehead si pencipta torpedo itu kepalanya putih ato merah ato apa?

Tinggalkan Balasan