Menhan Inspeksi Kesiapan Bengkel dan Sarana Kapal Selam PT PAL

Dalam program penguatan senjata TNI MEF, PT PAL Indonesia (Persero) ditunjuk sebagai Pemadu Utama Matra Laut dan diberi tugas diantaranya, Pembangunan Kapal berteknologi canggih dan Pembangunan Bengkel Fasilitas Kapal Selam.

Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Ryamizard Ryacudu beserta rombongan melakukan pemantauan ke PT PAL Indonesia (Persero) Selasa Siang (13/12). Ditemui langsung Direktur Utama PT PAL Indonesia (Persero), M Firmansyah Arifin beserta Jajaran Manajemen untuk menyaksikan secara langsung perkembangan proyek Alih Teknologi Industri Pertahanan tanah air.
PT PAL Indonesia (Persero) saat ini tengah mengerjakan 2 proyek Kemhan. Pembangunan Kapal berteknologi canggih, Kapal Perusak Kawal Rudal (PKR) 105 sebanyak 2 unit dan Pembangunan Bengkel Fasilitas Kapal Selam. 

Kapal PKR 105 jenis Light Frigate ini merupakan Kapal Perang Kombatan Pertama dan Terbesar yang dibangun di Indonesia dengan program Tranfer of Teknologi (ToT), yang mampu untuk melakukan peperangan 4 kondisi. Peperangan Darat, peperangan Udara, peperangan Atas Air dan peperangan Bawah Air ini bekerjasama dengan Galangan Belanda, Damen Schelde Naval Shipbuilding (DSNS). Pembangunannya pun dilakukan di dua tempat, 9 modul di Indonesia dan 3 modul di Belanda.


Untuk proyek pembangunan bengkel fasilitas Kapal Selam, PT PAL Indonesia (Persero) bekerjasama dengan Galangan Korea Selatan, Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME). Bengkel fasilitas ini akan menjadi pertama kali di Indonesia dan di Asia Tenggara pada saat peresmiannya di tahun 2017. 

Baca Juga:  Latihan Pemantapan Yonif Mekanis 202 Tajimalela

PT PAL juga akan memproduksi 1 Kapal Selam untuk TNI AL melalui program Joint Section bareng DSME Korea Selatan di Bengkel Kapal Selam ini.

Selain infrastruktur, penyiapan Sumber Daya Manusia juga sudah berjalan dengan baik yakni dengan mengirim tenaga ahli ke Korea Selatan guna melaksanakan Transfer of Technology (ToT) dalam pembangunan kapal selam ke-satu dan ke-dua di galangan kapal DSME, Korea Selatan. (PAL)

Advertisements

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan