Menhan Singapura: Negara Kecil Harus Investasi Besar Dalam Pertahanan Militer

Banyak yang bertanya-tanya kenapa Singapura yang luasnya tak lebih dari Provinsi DKI Jakarta tapi bisa membangun kekuatan militernya menjadi yang terbaik di kawasan, New Straits Times (1/6/2019) Menhan Dr Ng Eng Hen mengatakan rahasianya bagaimana negeri kota tersebut tumbuh menjadi salah satu negara dengan militer terdepan di dunia.

Dalam acara Shangrilla Dialogue yang mempertemukan Menhan AS dengan Menhan Negara ASEAN, Menhan Singapura Dr Ng Eng Hen mengatakan ” Negara-negara kecil di kawasan seperti Singapura harus berinvestasi dalam kemampuan pertahanan mereka sendiri bahkan ketika mereka mencoba untuk menyelesaikan perselisihan melalui cara damai karena biaya dari setiap potensi konflik sangat tinggi”

Bahkan Dr Ng menganalogikan Singapura layaknya rumput yang setiap saat dapat terinjak-injak oleh binatang besar lainnya “Mengambil analogi dari gajah, kita adalah rumput dan kita tidak bisa bergerak ke mana pun. Jadi, tentu saja, kita harus berinvestasi di kita sendiri kemampuan pertahanan, Ketika gajah bertarung, rumput diinjak-injak. Ketika gajah bercinta, rumput juga menderita. Jadi sangat sulit untuk menjadi gajah, Namun kami harus dapat memastikan bahwa gajah tidak sembarangan untuk dapat menginjak-injak rumput”



Tidak heran dengan menggunakan analogi seperti diatas Singapura berhasil menjadi militer terkuat dengan kepemilikan jet tempur F 15SG, F 16 Block 52, heli tempur AH 64D Apache, MBT Leopard 2SG, Frigate Formidable. Bahkan kedepan Negeri Merlion ini berencana untuk mempunyai kapal LHD lengkap dengan jet tempur generasi 5 yakni F 35. | sumber: steaitstimes.com

Baca Juga:  Buru Gerilyawan Rohingya, Myanmar Operasionalkan Drone Tempur CH-3 Buatan China

1 Komentar

  1. Anda injak injak indonesia maka siap2lah menerima karmamu, jangan pernah salahkan indonesia bila saatnya tiba singapura rata dengan tanah,,,masih ada waktu untuk buktikan niat baik, kembalikan uang2 para koruptor yg disimpan di singapuara, kembalikan hak kontrol wilayah udara indonesia, udah tau negara kecil jangan jd licik karena itu bisa berakibat fatal.

Tinggalkan Balasan