Menteri Pertahanan Uni Emirat Arab (UEA) Kunjungi PT Pindad

Direktur Utama PT. Pindad (Persero), Abraham Mose beserta jajaran Direksi Pindad menerima kunjungan kerja Menteri Negara urusan Pertahanan Uni Emirat Arab (Menhan UEA), Mohammed bin Ahmed Al Bawardi Al Falacy di Auditorium Direktorat Utama PT. Pindad Bandung (12/12). Menhan UEA turut membawa jajaran pejabat strategis pertahanan UEA serta didampingi oleh Duta Besar Fungsional Dit. Timur Tengah Kementerian Luar Negeri, Nurul Aulia. Kunjungan ini dimaksudkan untuk mengenal industri pertahanan yang dimiliki oleh Indonesia serta membuka peluang kerjasama antar kedua negara.

Direktur Utama Pindad, Abraham Mose mengucapkan selamat datang kepada delegasi dari UEA serta menjelaskan secara singkat mengenai kemampuan Pindad, “Selamat datang kepada Menhan UEA beserta rombongan. Kami perlu memperkenalkan Pindad sebagai industri pertahanan yang memproduksi senjata, munisi, kendaraan tempur dan produk industrial. Kami berharap dari kunjungan ini kita dapat memperoleh kesepahaman mengenai hubungan bisnis dan kerjasama yang akan kita bangun kedepannya.” buka Abraham dalam sambutannya.

Menhan UEA secara khusus mengungkapkan rasa terima kasihnya atas sambutan yang hangat dari Pindad. Menhan UAE turut mengutarakan tujuan kerjasama, “Kami sangat senang dapat berada disini untuk bekerjasama. Kekuatan dapat kita bangun melalui keunggulan produk dan kolaborasi. Kami berharap dapat membangun kerjasama yang baik dan berkelanjutan dengan Pindad.” ujar Menhan UEA.

Penjelasan mengenai produk serta kemampuan Pindad secara menyeluruh selanjutnya dipaparkan oleh Niken Arina, staf Divisi Kendaraan Khusus. Niken menjelaskan mengenai produk kendaraan khusus dari lini Anoa, 8×8, Komodo hingga Medium Tank Harimau. Hal ini menarik perhatian dari Menhan UEA yang menanyakan lebih lanjut mengenai kemampuan Medium tank serta amunisi 105 mm yang digunakan. Direktur Bisnis Produk Hankam Pindad, Heru Puryanto kemudian menjelaskan mengenai munisi serta level proteksi yang dimiliki oleh kendaraan khusus Pindad.

Baca Juga:  Pindad Kebanjiran Pesanan Kendaraan Tempur, Laba 2017 Cetak Rekor

Untuk meninjau lebih detil, Menhan UEA berkesempatan melakukan kunjungan ke fasilitas produksi kendaraan khusus, menyaksikan parade defile kendaraan khusus serta mencoba berkendara menggunakan kendaraan taktis Komodo. Sebelum menutup lawatannya, Menhan UEA beserta rombongan mengunjungi display produk senjata serta mencoba menembak menggunakan senjata unggulan produksi Pindad yaitu SS2-V4 dan PM3.

Sumber: pindad.com

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan