Mesir Dan Qatar Borong Senjata 1 Milyar Dollar Dari Amerika

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, Selasa (27/11) kemarin mengumumkan telah menyetujui potensi penjualan sepuluh helikopter AH-64E Apache Guardian untuk Mesir, dengan perkiraan harga $ 1 miliar.

Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan AS (DSCA) juga mengumumkan telah mengijinkan amunisi tank senilai $ 201 juta untuk Mesir dan paket Advanced Medium Range Air-to-Air Missiles (AMRAAM) untuk Qatar, dengan perkiraan harga $ 215 juta.

Penjualan total senilai $ 1.416 miliar tersebut masih harus melewati Senat, baru setelah itu negosiasi dapat dimulai. Total kuantitas dan total dolar dapat berubah dari pengumuman DSCA awal dan penjualan akhir.

Berita yang yang jelas menjadi headline dari pengumuman hari Selasa tersebut adalah penjualan dengan nilai sekitar $ 1 miliar untuk pembelian Apache. Selain sepuluh helikopter, dalam paket termasuk 24 mesin 1700-GE-701D, sensor night vision, 135 rudal Hellfire, M230 30mm Automatic Gun, dan peralatan lainnya. Boeing, Lockheed, General Electric, dan Raytheon menjadi kontraktor utama dalam pembelian tersebut.

“Mesir bermaksud untuk memperbesar armada helikopter serang multi-misi yang ada untuk memenuhi kepentingan AS-Mesir dalam melawan kegiatan teroris yang berasal dari Semenanjung Sinai yang merusak stabilitas
regional,” tulis DSCA dalam pengumumannya. “Penjualan ini akan berkontribusi pada tujuan militer Mesir untuk memperbarui kemampuannya juga lebih meningkatkan interoperabilitas lebih besar antara Mesir, AS, dan sekutu lainnya.” Mesir sebelumnya telah memiliki 35 helikopter AH-64D Apache.

Baca Juga:  Baru Dituduh Korupsi, Seorang Jenderal Militer China Pilih Bunuh Diri

Juga diumumkan pada hari Selasa lalu, potensi penjualan 46.000 butir amunisi M831A1 dan M865 dan 10.000 amunisi APFSDS-T, yang akan digunakan oleh armada tank Mesir, dengan perkiraan biaya mencapai $ 201 juta. Pada bulan September, Mesir mendapat persetujuan untuk pembelian amunisi serupa senilai $ 99 juta. Pekerjaan akan dilakukan terutama oleh General Dynamics.

“Mesir akan menggunakan amunisi HE-T 120MM untuk mempertahankan persediaan amunisi strategis untuk armada tank M1A1 dan mendukung operasi melawan militan yang berafiliasi dengan ISIS di Sinai,” kata pengumuman DSCA.


Qatar, sementara itu, disetujui untuk membeli senjata udara-ke-udara senilai $ 215 juta, dengan Raytheon sebagai kontraktor utama.

Paket itu meliputi 40 rudal AIM 120C-7 AMRAAM, satu suku cadang AIM 120C-7 AMRAAM guidance section dan AIM-120C-7 control section untuk masing-masing rudal, delapan AMRAAM Captive Air Training Missile (CATM-120C), serta perangkat lunak terkait, keamanan kriptologi dan komunikasi dan peralatan navigasi.

Posting oleh : Angga Saja
Sumber : defensenews.com, en.wikipedia.org

1 Komentar

Tinggalkan Balasan