Mesir Terima 3 Unit Sistem Arhanud Jarak Jauh S300-VM Dari Rusia

Su-300VM / Antey 2000. Gambar: vitalykuzmin.net

Pada 15 November, Pejabat Pertahanan Rusia di sela pameran Dubai Air Show 2017 mengeluarkan pernyataan resmi bahwa Rusia akan segera mengirimkan sistem pertahanan udara jarak jauh S-300VM pesanan Mesir, seperti dilansir oleh kantor berita RIA Novosti.

Pada 7 Juni 2017 lalu, sebuah foto tersebar di forum-forum militer yang menunjukan pengiriman sistem S-300VM untuk mesir. Pihak Mesir sendiri mengkonfirmasi bahwa mereka telah menerima unit pertama sistem pertahanan rudal mematikan itu pada tahun 2016.

Pada 6 Oktober, foto terbaru menunjukkan pengiriman radar 9S32ME menuju Mesir yang dirilis resmi oleh pihak militer Rusia. Radar 9s32ME adalah radar utama dalam sistem pertahanan udara S-300VM.


Penandatangan kontrak pembelian antara Mesir dan Rusia terkait S-300Vm diteken pada 2014 dengan nilai mencapai $1 Milyar dollar Amerika dengan jumlah yang dirahasiakan, antara 4-5unit.

S-300VM disebut juga Antey-2500. Adalah sistem pertahanan udara yang mampu mendeteksi 65 target sekaligus pada jarak 300meter.


Untuk menembak musuh, Antey bisa dilengkapi dengan rudal 9M82ME pada jarak 200KM dan ketinggian hingga 25KM. Atau rudal 9M83ME yang punya jangkuan 130KM hingga ketinggian 25KM.  S300-Vm juga mampu mengintersep rudal balistik antar benua.

Mesir sendiri punya pengalaman buruk soal pertahanan udara. Dua kali berperang melawan Israel (Perang 6 hari dan Perang Yom Kippur), dua kali pula markas pesawat tempurnya dihancurkan oleh Israel. Karenanya mereka membutuhkan pertahanan udara yang solid agar kejadian yang sama tak terulang.

Baca Juga:  Rudal THAAD Amerika Tiba Di Korea Selatan Disambut Demonstrasi

Sejak kudeta militer 2013, Mesir tampaknya sering merapat ke Rusia untuk membeli senjata padahal sejak perjanjian Camp David 1976, Mesir adalah anak emas Amerika di Timur Tengah. Beberapa alutsista yang diborong Mesir dari Rusia baru-baru ini adalah Pesawat tempur MiG-35 Fulcrum, Helikopter Ka-52 dan saat ini sedang bernegosiasi membeli Sukhoi Su-35.

 

1 Komentar

Tinggalkan Balasan