Mesir Terima Pengiriman Pertama MIG-35 Dari Rusia

Mesir mulai menerima pengiriman pesawat MiG-35 dari Rusia. Foto: interfax.ru

Deputi Menteri Pertahanan Mesir, Mohammad Al-Keshky mengumumkan bahwa pada 27 April 2017, Angkatan Udara Mesir telah menerima pengiriman batch pertama pesawat tempur MIG-35 buatan Rusia.

“Kami telah menerima beberapa unit pesawat MIG-35, belum semua. Proses pengiriman akan bertahap sesuai kontrak,” kata Al-Keshky seperti dilansir media Interfax.

 

Berdasarkan kontrak, proses pengiriman diharapkan selesai paling lambat tahun 2020 menurut media nasional Rusia, Sputnik.

MiG-35 (juga bernama MiG-29M/M2) adalah pesawat tempur multiguna generasi 4++ dan merupakan turunan lanjutan dari pesawat tempur MiG-29. Pesawat tempur multiperan ini dipersenjatai dengan meriam 30-mm dan membawa 1.500 butir amunisi. Pesawat ini dapat membawa hingga 7.000 kg persenjataan pada 10 cantelan eksternal. Pesawat ini juga dapat menggunakan berbagai rudal udara-ke-udara dan rudal udara-ke-permukaan, serta roket dipandu maupun bom tanpa bimbingan.

Jet tempur MiG-35 memiliki kecepatan maksimum 2,25 mach, dengan radius tempur efektif sekitar 1.000 kilometer dan pelayanan ketinggian 17.500 meter.

Laporan tersebut menunjukkan bahwa MiG-35 Mesir akan dilengkapi dengan targeting pod terbaru yang canggih, targeting pod PPK yang diproduksi oleh Precision Instrument Systems. Pencitraan panas/TV PPK dan laser rangefinder memungkinkan jet tempur MiG-35 secara mandiri memandu amunisi presisi, menggunakan metode yang sama seperti yang digunakan pada F-15E Strike Eagle buatan AS untuk menyerang target darat. Sebelumnya doktrin Rusia sangat bergantung pada vektor darat untuk menyerang target tersebut.

Baca Juga:  Rudal ESSM Jepang Rusak Tak Bisa Beroperasi

Kontrak penjualan MIG-35 ini diteken oleh Rosoboronexport sejak April 2015.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan